
🏠 Beranda › Berita › Minyak Mendekati Level Tertinggi Enam Bu…
Oil
Minyak Mendekati Level Tertinggi Enam Bulan, Risiko Konflik Iran Kembali Meningkat
Harga minyak kembali naik pada Jumat (30/10) dan mendekati level tertinggi dalam enam bulan. Brent berada di US$112,06 per barel, sementara WTI mencapai US$104,42 per barel, setelah prospek aksi militer baru AS kepada Iran meningkatkan kekhawatiran terhadap gangguan pasokan. Brent sejak awal sempat menyentuh level tertinggi sejak akhir April.
Kondisi pasar peringkat berubah setelah Komandan CENTCOM Laksamana Brad Cooper memberikan briefing kepada Presiden Donald Trump mengenai opsi militer kepada Iran di Gedung Putih. Pertemuan tersebut berlangsung bersama Menteri Pertahanan Pete Hegseth dan pejabat senior lainnya, sementara Trump sejak lama menyebut kemungkinan serangan lanjutan setelah pemilu paruh waktu AS pada 3 November.
Di sisi lain, upaya diplomasi masih berlangsung. Wakil Presiden AS JD Vance telah menghubungi pejabat keamanan Iran Mohsen Rezaei untuk menghidupkan kembali perundingan, sementara mediator juga tengah menyusun kerangka penyelesaian konflik. Namun, laporan mengenai penolakan Tehran kepada proposal penyelesaian membuat peluang tercapainya kesepakatan dalam waktu dekat masih belum pasti.
Risiko geopolitik semakin diperkuat oleh ketegangan di sekitar Selat Hormuz dan serangan kelompok Houthi yang didukung Iran. Arab Saudi kembali mencegat rudal balistik yang diluncurkan menuju wilayah timur kerajaan, menyusul klaim Houthi mengenai serangan kepada kilang Ras Tanura. Ancaman terhadap infrastruktur dan jalur perdagangan energi tersebut menjaga premi risiko dalam harga minyak.
Dari sisi pasokan, data Amerika Serikat juga memberikan dukungan. Persediaan minyak mentah komersial AS turun 1,9 juta barel dalam sepekan hingga 23 Oktober, berlawanan dengan ekspektasi kenaikan tipis. Analisa Newsmaker: kombinasi risiko konflik, ketidakpastian diplomasi, dan penurunan persediaan AS membuat tekanan bullish minyak masih kuat. Selama ancaman kepada pasokan belum mereda, harga minyak berpotensi tetap sensitif terhadap setiap perkembangan AS-Iran. (srh)
📈 Mulai Trading Sekarang
Bergabung dengan PT Bestprofit Futures — broker resmi Bappebti untuk perdagangan berjangka komoditi.
📰 Sumber asli: newsmaker