
π Beranda βΊ Berita βΊ emas Bangkit, The Fed Jadi Penentu
Gold
Emas Bangkit, The Fed Jadi Penentu
Harga emas kembali melonjak pada perdagangan Senin setelah mengalami penurunan lebih dari 4% sepanjang pekan lalu. Emas spot naik 0,4% ke sekitar US$4.010,70 per troy ounce, sementara kontrak berjangka menguat 0,4% merupakan US$4.024,82. Pemulihan terjadi iring-iringan turunnya harga energi yang membantu meredakan kekhawatiran inflasi menjelang keputusan Federal Reserve.
Tekanan kepada emas di awal meningkat setelah harga minyak melonjak tajam dan memicu kekhawatiran bahwa tingginya biaya energi akan menjaga inflasi tetap tinggi. Brent sedikit mengalami penurunan pada Senin setelah pekan lalu melonjak 6,2% dan mencatat penutupan mingguan tertinggi sejak pertengahan 2022.
Harga energi yang tinggi dapat membatasi ruang bank sentral untuk melonggarkan kebijakan karena berpotensi mempertahankan tekanan inflasi. Kondisi tersebut merupakan tantangan bagi emas, sebab suku bunga tinggi meningkatkan biaya peluang memegang komoditas yang tidak memberikan imbal hasil.
Investor kini menunggu keputusan Federal Reserve pada pertemuan 27β28 Oktober
Investor kini menunggu keputusan Federal Reserve pada pertemuan 27β28 Oktober. The Fed diestimasi mempertahankan suku bunga, tetapi perhatian peringkat akan tertuju pada sinyal mengenai pertemuan Desember. Pelaku pasar kini memperkirakan peluang sekitar 78% untuk kenaikan suku bunga pada akhir tahun.
Fokus berikutnya juga tertuju pada data indeks harga Personal Consumption Expenditures AS yang akan dirilis 29 Oktober. Data inflasi konsumen dan produsen yang di awal lebih tinggi dari perkiraan membuat bursa tetap waspada. Jika tekanan inflasi kembali melonjak, ekspektasi kenaikan suku bunga dapat meningkat dan membatasi pemulihan emas, sementara data yang lebih lunak berpotensi membuka ruang kenaikan lebih lanjut.
π Mulai Trading Sekarang
Bergabung dengan PT Bestprofit Futures β broker resmi Bappebti untuk perdagangan berjangka komoditi.
π° Sumber asli: newsmaker