🏠 Beranda β€Ί Berita β€Ί Minyak Menguat, Serangan Houthi Hidupkan…

Oil

Minyak Menguat, Serangan Houthi Hidupkan Lagi Risiko Pasokan

πŸ“… 2026-10-07   πŸ• 12:34   ⏱️ 1 menit baca   πŸ“° Sumber: Newsmaker.idπŸ’¬ WAπŸ“˜ FB🐦 X

Harga minyak bergerak menguat pada perdagangan Rabu (7/10) setelah serangan kelompok Houthi Yaman kepada Arab Saudi kembali meningkatkan kekhawatiran mengenai keamanan pasokan energi Timur Tengah. Brent kontrak Desember naik 0,93% merupakan US$101,52 per barel, sementara WTI kontrak November menguat 0,81% menjadi US$90,16 per barel.

Sejak awal, pemulihan pasokan sempat merupakan faktor penekan harga. Menteri Energi Saudi Pangeran Abdulaziz bin Salman menyatakan volume minyak yang dialirkan melalui East-West Pipeline telah mencapai 5,8 juta barel hingga Selasa pagi. Jalur tersebut menjadi alternatif penting bagi Saudi untuk mengirimkan minyak menuju Laut Merah tanpa sepenuhnya bergantung pada Selat Hormuz.

Namun, risiko geopolitik kembali mendominasi setelah otoritas penerbangan Saudi melaporkan menyebut bandara di Jazan dan Najran merupakan target dua serangan. Ketegangan antara Arab Saudi dan kelompok Houthi yang didukung Iran semakin meningkatkan kekhawatiran bahwa fasilitas energi maupun jalur ekspor dapat kembali terdampak.

Ancaman juga meningkat di kapal Selat Hormuz setelah Iran melaporkan peningkatan intensitas serangan kepada kapal tanker yang melintasi kawasan tersebut. Perkembangan ini merupakan perhatian karena terjadi ketika ekspor minyak melalui Hormuz sedang dalam proses pulih menuju kondisi sebelum konflik.

Pelaku peringkat kini menghadapi dua kekuatan yang berlawanan. Pemulihan produksi dan pengiriman minyak Timur Tengah memberi tekanan bearish, tetapi risiko serangan kepada kapal tanker, fasilitas energi, serta jalur strategi seperti Hormuz dan Bab el-Mandeb mempertahankan premi risiko geopolitik.

Ulasan Newsmaker: Minyak masih berada dalam tarik-menarik antara peningkatan pasokan dan risiko geopolitik yang meningkat. Selama ekspor Timur Tengah terus pulih, ruang kenaikan harga merupakan terbatas. Namun, jika serangan Houthi atau gangguan di Selat Hormuz mulai berdampak nyata kepada volume pengiriman, bursa berpotensi kembali memasukkan premi risiko lebih besar dan mendorong harga minyak naik lebih lanjut. (asd)

Disclaimer: Artikel ini dikutip dari sumber berita untuk tujuan informasi. Segala keputusan investasi harus berdasarkan pertimbangan matang dan berkonsultasi dengan penasihat keuangan yang kompeten.

πŸ“ˆ Mulai Trading Sekarang

Bergabung dengan PT Bestprofit Futures β€” broker resmi Bappebti untuk perdagangan berjangka komoditi.

πŸ“° Artikel bersumber dari sumber berita terpercaya β€’ Diterbitkan oleh PT Bestprofit Futures
πŸ“– Baca juga: Kalkulator Emas • Glossarium Trading