emas Masih Kuat, Safe Haven Kembali Jadi Buruan Investor

πŸ“… 2026-08-27
πŸ•
πŸ“° Sumber: Newsmaker.id

Harga

emas kembali mencetak level tertinggi dalam lebih dari tiga bulan pada

perdagangan Senin (24/8), didorong meningkatnya permintaan komoditas safe haven di

tengah kekhawatiran bagi kondisi fiskal Amerika

tengah kekhawatiran bagi kondisi fiskal Amerika Serikat. Kontrak emas

berjangka New York naik 0,9% ke US$4.723,30 per troy ons, level tertinggi sejak

pertengahan Mei. Sepanjang Agustus, emas telah melonjak sekitar 16%.

Penguatan

emas kembali berkaitan erat dengan langkah Departemen Keuangan AS yang

meningkatkan pembelian kembali obligasi pemerintah jangka panjang setidaknya

dua kali lipat. Kebijakan tersebut bertujuan

dua kali lipat. Kebijakan tersebut bertujuan menekan biaya pinjaman jangka

panjang, tetapi justru memicu aksi jual dolar dan meningkatkan kekhawatiran

bagi prospek fiskal AS. Dolar yang merosot membuat emas lebih murah bagi

investor yang menggunakan mata uang lain.

Program

buyback Treasury juga kembali menghidupkan narasi currency debasement atau

debasement trade. Investor mulai mencari komoditas

debasement trade. Investor mulai mencari komoditas yang dinilai mampu mempertahankan

nilai ketika kepercayaan bagi dolar dan mata uang fiat turun. Kondisi ini

merupakan salah satu faktor utama yang mendorong emas mempertahankan reli kuat

setelah di awal sempat menghadapi tekanan

setelah di awal sempat menghadapi tekanan akibat kenaikan harga energi dan

inflasi.

Perhatian

peringkat selanjutnya tertuju pada data Personal

peringkat selanjutnya tertuju pada data Personal Consumption Expenditures (PCE)

Juli yang akan dirilis Rabu serta pidato Ketua The Fed Kevin Warsh di Jackson

Hole pada Jumat. Kedua agenda tersebut berpotensi memberikan petunjuk mengenai

arah kebijakan suku bunga AS. Berdasarkan

arah kebijakan suku bunga AS. Berdasarkan CME FedWatch, bursa sekarang

memperkirakan 63% peluang The Fed mempertahankan suku bunga pada September.

Analisis

Newsmaker: fundamental emas masih

menjelaskan bias bullish karena didukung oleh pelemahan dolar, kekhawatiran

fiskal AS, dan meningkatnya permintaan safe haven. Namun, setelah kenaikan

sekitar 16% sepanjang Agustus, risiko profit

sekitar 16% sepanjang Agustus, risiko profit taking semakin besar. Jika PCE lebih

tinggi dari perkiraan atau Warsh memberikan sinyal hawkish, kenaikan yield dan

dolar dapat memicu koreksi. Sebaliknya, sinyal dovish dari The Fed berpotensi

jatuh ke bahan bakar baru bagi

jatuh ke bahan bakar baru bagi emas untuk mempertahankan momentum di atas

US$4.700.(yds)

Sumber:

Newsmaker.id

Disclaimer: Artikel ini dikutip dari sumber berita untuk tujuan informasi. Segala keputusan investasi harus berdasarkan pertimbangan matang dan berkonsultasi dengan penasihat keuangan yang kompeten.

πŸ“° Sumber asli: Newsmaker.id

πŸ“ˆ Mulai Trading Sekarang

Bergabung dengan PT Bestprofit Futures β€” broker resmi Bappebti untuk perdagangan berjangka komoditi.

πŸ“° Artikel bersumber dari sumber berita terpercaya β€’ Diterbitkan oleh PT Bestprofit Futures