Analisis USD Bergerak Stabil di Tengah Ketidakpastian Iran-AS - Data Pasar 2026-06-01

Analisis USD Bergerak Stabil di Tengah Ketidakpastian Iran-AS - Data Pasar 2026-06-01

USD Bergerak Stabil di Tengah Ketidakpastian Iran-AS

Dolar AS bergerak stabil pada perdagangan Senin (1/6) setelah mencatat pelemahan tipis pekan lalu. Pelaku Pasar masih menunggu perkembangan pembicaraan damai di Timur Tengah serta data tenaga kerja Amerika Serikat yang akan dirilis akhir pekan ini, yang berpotensi memengaruhi arah kebijakan suku bunga Federal Reserve.
Indeks Dolar AS berada di kisaran 99,02, relatif tidak banyak berubah setelah turun 0,4% pada pekan sebelumnya. Pelemahan tersebut dipicu ekspektasi bahwa Amerika Serikat dan Iran semakin dekat pada kesepakatan untuk membuka kembali Selat Hormuz. Namun, minimnya perkembangan baru dan kembali memanasnya ketegangan antara AS dan Iran membuat Pasar valuta asing cenderung mengambil sikap wait and see.
Sebelumnya, Dolar sempat menguat di awal konflik karena meningkatnya permintaan aset safe haven. Namun, Penguatan itu mulai terkikis seiring ketidakpastian arah konflik dan dampaknya terhadap inflasi energi. Jika Selat Hormuz kembali dibuka dan harga Minyak turun, Dolar berpotensi melemah dalam jangka pendek, sementara mata uang berbasis risiko dapat kembali mendapat dukungan.
Fokus Pasar pekan ini juga tertuju pada data tenaga kerja AS yang dijadwalkan rilis pada 5 Juni. Data tersebut diperkirakan menunjukkan tingkat pengangguran tetap di 4,3% dengan tambahan 85.000 pekerjaan. Di sisi lain, yen Jepang melemah ke sekitar 159,45 per Dolar, mendekati level psikologis 160 yang sebelumnya memicu intervensi otoritas Jepang. Pasar juga menantikan pidato Gubernur Bank of Japan Kazuo Ueda untuk melihat peluang kenaikan suku bunga pekan depan.
Penyebab utama:
Dolar tertahan karena Pasar masih menunggu kejelasan konflik Iran-AS, perkembangan pembukaan kembali Selat Hormuz, dan data tenaga kerja AS. Harga Minyak yang tinggi juga memperkuat ekspektasi bahwa The Fed bisa mempertahankan kebijakan ketat atau bahkan menaikkan suku bunga jika tekanan inflasi kembali meningkat.
Hal yang perlu diperhatikan:
Fokus utama Pasar pekan ini ada pada data tenaga kerja AS 5 Juni, komentar pejabat The Fed, pergerakan harga Minyak, serta level USD/JPY di sekitar 160. Jika yen terus melemah, risiko intervensi dari otoritas Jepang bisa kembali menjadi perhatian besar Pasar.(ysd)
Sumber: Newsmaker.id

Panduan Analisis Pasar Keuangan

Untuk sukses dalam trading dan Strategi Investasi, penting untuk memahami berbagai alat analisis yang tersedia:

Analisis Fundamental

Analisis fundamental melibatkan studi mendalam tentang kondisi ekonomi, kebijakan moneter, dan faktor makro yang mempengaruhi Pasar. Tools seperti kalender ekonomi dan laporan fundamental menjadi kunci.

analisis teknikal

Analisis teknikal menggunakan data harga historis dan volume untuk memprediksi pergerakan masa depan. Indikator seperti moving average, RSI, dan MACD sering digunakan oleh trader.

Manajemen Risiko

Implementasi manajemen risiko yang tepat, termasuk position sizing dan stop-loss, sangat penting untuk keberlanjutan trading dalam jangka panjang.