🏠 Beranda › Berita › emas Bertahan di Atas US$4.000, FOMC Jad…
Gold
Emas Bertahan di Atas US$4.000, FOMC Jadi Penentu Arah
Harga emas XAU/USD masih mencatatkan kenaikan tipis di atas level psikologis US$4.000 pada awal perdagangan Eropa (26/10), tetapi belum menjelaskan momentum lanjutan yang kuat. Ekspektasi sekitar 80% untuk kenaikan suku bunga The Fed hingga akhir tahun serta permintaan kepada dolar AS sebagai komoditas safe haven masih merupakan tantangan bagi pemulihan emas.
Dari sisi ekonomi AS, PMI manufaktur Oktober naik ke 56,0, level tertinggi dalam 53 bulan, sementara PMI jasa berada di 57,9 dan PMI komposit 57,6. Kenaikan indeks harga output ke 59,8, tertinggi sejak Agustus 2022, menyiratkan tekanan inflasi masih berpotensi bertahan dan dapat memperkuat ekspektasi pengetatan The Fed.
Tekanan juga datang dari harga minyak yang meningkat akibat kekhawatiran pasokan setelah serangan di Arab Saudi dan meningkatnya ketegangan dengan Iran. Ancaman Houthi untuk terus menyerang Bandara Raja Khalid di Riyadh serta mandeknya negosiasi AS-Iran menjaga risiko geopolitik tetap tinggi dan mendukung permintaan dolar sebagai safe haven.
Fokus utama bursa kini muncul pada keputusan FOMC Rabu
Fokus utama bursa kini muncul pada keputusan FOMC Rabu. Investor akan mencermati pernyataan kebijakan serta komentar Ketua The Fed Kevin Warsh untuk mencari petunjuk mengenai arah suku bunga. Keputusan RBNZ, ECB, dan BoJ juga berpotensi meningkatkan volatilitas emas sepanjang pekan.
Selanjutnya, PDB AS kuartal III dan Indeks Harga PCE pada Kamis merupakan katalis penting. Data ekonomi yang kuat dan inflasi yang tetap tinggi berpotensi membatasi rebound emas, sementara sinyal kebijakan yang lebih dovish dapat membuka ruang pemulihan. Dengan kondisi kini, kenaikan di atas US$4.000 belum cukup untuk memastikan emas telah membentuk dasar. (srh)
📈 Mulai Trading Sekarang
Bergabung dengan PT Bestprofit Futures — broker resmi Bappebti untuk perdagangan berjangka komoditi.
📰 Sumber asli: newsmaker