🏠 Beranda β€Ί Berita β€Ί Harga Minyak Brent Turun dari Level Tert…

Oil

Harga Minyak Brent Turun dari Level Tertinggi Lima Bulan, Iran Buka Peluang Mediasi Damai

πŸ“… 2026-10-21   πŸ• 03:19   ⏱️ 2 menit baca   πŸ“° Sumber: newsmaker.idπŸ’¬ WAπŸ“˜ FB🐦 X

Harga minyak dunia berbalik

mengalami penurunan pada perdagangan Selasa (20/10/2026), setelah sempat menyentuh level

tertinggi dalam lima bulan terakhir. Penurunan terjadi ketika pelaku bursa

mencermati perkembangan diplomasi antara Iran dan Pakistan yang berpotensi

mencermati perkembangan diplomasi antara Iran dan Pakistan yang berpotensi

membuka kembali jalur perundingan dengan Amerika Serikat (AS). Namun,

ketegangan geopolitik di Timur Tengah masih membayangi market energi menyusul

serangan kelompok Houthi kepada sejumlah fasilitas strategis Arab Saudi serta

serangan kelompok Houthi kepada sejumlah fasilitas strategis Arab Saudi serta

laporan serangan kepada kapal di kawasan Teluk.

Minyak mentah Brent ditutup turun

76 sen atau 0,69% merupakan US$108,79 per barel, setelah sejak awal sempat

76 sen atau 0,69% merupakan US$108,79 per barel, setelah sejak awal sempat

mencapai US$111,99, level tertinggi dalam lima bulan. Sementara itu, minyak

West Texas Intermediate (WTI) AS untuk kontrak November yang berakhir pada

Selasa merosot US$1,87 atau 1,8% merupakan US$101,79 per barel, jauh di bawah

Selasa merosot US$1,87 atau 1,8% merupakan US$101,79 per barel, jauh di bawah

level tertinggi sesi perdagangan sebesar US$110,48. Adapun kontrak WTI Desember

yang lebih aktif diperdagangkan turun 72 sen merupakan US$97,82 per barel.

Sentimen pasar dipengaruhi

pertemuan Presiden Iran Masoud Pezeshkian dengan Panglima Angkatan Darat

Pakistan, Field Marshal Asim Munir, di Teheran. Berdasarkan laporan media Iran,

Nournews, kedua pihak membahas perkembangan kawasan serta upaya mediasi untuk

Nournews, kedua pihak membahas perkembangan kawasan serta upaya mediasi untuk

meredakan konflik antara Iran dan Amerika Serikat. Pakistan sejak lama berperan

dalam memfasilitasi kesepakatan perdamaian sementara pada Juni, meskipun

kesepakatan tersebut tidak bertahan lama setelah pertempuran kembali pecah

kesepakatan tersebut tidak bertahan lama setelah pertempuran kembali pecah

beberapa pekan kemudian.

Di tengah upaya diplomasi

tersebut, ancaman kepada pasokan energi regional masih tinggi

tersebut, ancaman kepada pasokan energi regional masih tinggi. Kelompok

Houthi yang bersekutu dengan Iran mengklaim telah melancarkan sejumlah serangan

kepada fasilitas energi, bandara, dan target militer Arab Saudi pada Senin.

Sasaran yang disebutkan mencakup fasilitas Aramco di Yanbu, ladang minyak

Sasaran yang disebutkan mencakup fasilitas Aramco di Yanbu, ladang minyak

Shaybah, Bandara Internasional King Khalid di Riyadh, serta Bandara Abha.

Rangkaian serangan tersebut meningkatkan kekhawatiran kepada keamanan

infrastruktur energi dan kelancaran distribusi minyak dari kawasan Timur

infrastruktur energi dan kelancaran distribusi minyak dari kawasan Timur

Pergerakan minyak dalam waktu

dekat ditaksir tetap sensitif kepada perkembangan diplomasi dan risiko

gangguan pasokan

gangguan pasokan. Kemajuan perundingan AS-Iran berpotensi meredakan premi

risiko geopolitik yang selama ini menopang harga minyak. Sebaliknya, eskalasi

serangan kepada fasilitas energi maupun jalur pelayaran dapat kembali memicu

tekanan kenaikan harga

tekanan kenaikan harga. Kondisi ini juga merupakan perhatian peringkat keuangan

dunia karena perubahan harga minyak berpotensi memengaruhi prospek inflasi dan

arah kebijakan suku bunga bank sentral.(mrv)

Sumber : Newsmaker.id

Disclaimer: Artikel ini dikutip dari sumber berita untuk tujuan informasi. Segala keputusan investasi harus berdasarkan pertimbangan matang dan berkonsultasi dengan penasihat keuangan yang kompeten.

πŸ“ˆ Mulai Trading Sekarang

Bergabung dengan PT Bestprofit Futures β€” broker resmi Bappebti untuk perdagangan berjangka komoditi.

πŸ“° Artikel bersumber dari sumber berita terpercaya β€’ Diterbitkan oleh PT Bestprofit Futures
πŸ“– Baca juga: Glossarium Trading