🏠 Beranda β€Ί Berita β€Ί Gold Tertekan, FOMC Minutes Jadi Pemicu

Gold

Gold Tertekan, FOMC Minutes Jadi Pemicu

πŸ“… 2026-10-08   πŸ• 03:38   ⏱️ 1 menit baca   πŸ“° Sumber: Newsmaker.idπŸ’¬ WAπŸ“˜ FB🐦 X

Harga emas kembali merosot lebih dari 1% pada perdagangan Rabu (7/10), turun ke sekitar level US$4.100 per troy ounce dan menyentuh posisi terendah dalam lebih dari satu bulan. Tekanan kepada emas semakin kuat setelah yield obligasi pemerintah bertenor panjang di sejumlah negara besar kembali melonjak ke level tertinggi dalam beberapa dekade. Kenaikan yield membuat instrumen tanpa imbal hasil seperti emas merupakan kurang menarik bagi investor.

Dari Amerika Serikat, tekanan kepada emas semakin besar setelah data aktivitas ekonomi memaparkan pertumbuhan dan tekanan harga yang masih kuat. Kondisi tersebut membuat peringkat kembali mempertimbangkan kemungkinan The Fed mempertahankan kebijakan suku bunga tinggi lebih lama. Yield Treasury yang meningkat merupakan faktor utama yang membebani emas karena investor memiliki alternatif instrumen yang memberikan imbal hasil lebih tinggi.

Tekanan kemudian bertambah setelah FOMC Minutes September menyiratkan mayoritas pejabat The Fed masih melihat kemungkinan kenaikan suku bunga tambahan hingga akhir tahun. Seluruh 19 pejabat mendukung kenaikan suku bunga pada September, sementara sejumlah pejabat menilai tingkat suku bunga saat itu belum cukup membatasi aktivitas ekonomi. Nada tersebut memperlihatkan bahwa perang melawan inflasi masih merupakan prioritas The Fed.

Kondisi fiskal mancanegara juga ikut memperburuk tekanan di peringkat obligasi

Kondisi fiskal mancanegara juga ikut memperburuk tekanan di peringkat obligasi. Kekhawatiran kepada meningkatnya defisit anggaran di Amerika Serikat, Prancis, dan Jepang mendorong investor meminta imbal hasil lebih tinggi untuk memegang obligasi jangka panjang. Jika tren kenaikan yield berlanjut, emas berpotensi menghadapi tekanan tambahan meskipun permintaan safe haven masih ada.

Newsmaker melihat, Gold kini memasuki fase koreksi setelah psikologi pasar hawkish The Fed kembali mendapatkan perhatian bursa. Secara fundamental, tekanan masih terbuka selama yield Treasury dan dolar tetap tinggi. Area US$4.100 merupakan level penting yang perlu diperhatikan. Jika mampu bertahan, emas berpeluang melakukan rebound ketika tekanan yield mereda. Namun, jika US$4.100 ditembus secara meyakinkan, risiko koreksi menuju area US$4.000 kembali terbuka.

Disclaimer: Artikel ini dikutip dari sumber berita untuk tujuan informasi. Segala keputusan investasi harus berdasarkan pertimbangan matang dan berkonsultasi dengan penasihat keuangan yang kompeten.

πŸ“ˆ Mulai Trading Sekarang

Bergabung dengan PT Bestprofit Futures β€” broker resmi Bappebti untuk perdagangan berjangka komoditi.

πŸ“° Artikel bersumber dari sumber berita terpercaya β€’ Diterbitkan oleh PT Bestprofit Futures
πŸ“– Baca juga: Kalkulator Emas • Glossarium Trading