π Beranda βΊ Berita βΊ emas Stabil, Pasar Tunggu Arah The Fed dβ¦
Gold
Emas Stabil, Pasar Tunggu Arah The Fed dan Data Inflasi AS
- inflasi energi, tetapi kenaikan yield Treasury AS masih merupakan tekanan bagi
- didukung oleh pemulihan pasokan Timur Tengah setelah Arab Saudi meningkatkan
- Pernyataan sejumlah pejabat The Fed juga masih mengindikasikan kemungkinan
- bertahan, meskipun dolar AS dan yield tinggi masih membatasi penguatannya
- Payrolls (NFP)
Harga emas bergerak stabil
setelah melonjak 1,6% pada sesi sejak lama, dengan bullion berada di kisaran
US$4.180 per troy ounce. Penurunan harga minyak mulai meredakan kekhawatiran
inflasi energi, tetapi kenaikan yield Treasury AS masih merupakan tekanan bagi
inflasi energi, tetapi kenaikan yield Treasury AS masih merupakan tekanan bagi
emas yang tidak memberikan imbal hasil.
Harga minyak yang lebih rendah
didukung oleh pemulihan pasokan Timur Tengah setelah Arab Saudi meningkatkan
didukung oleh pemulihan pasokan Timur Tengah setelah Arab Saudi meningkatkan
aliran melalui jalur pipa utama. Kondisi ini membantu menekan risiko inflasi,
meski harga Brent masih mencatat kenaikan sekitar 70% sepanjang tahun akibat
konflik yang memasuki bulan kedelapan.
Di sisi lain, yield Treasury AS
tenor panjang terus meningkat dan mencapai level tertinggi sejak 2002.
Pernyataan sejumlah pejabat The Fed juga masih mengindikasikan kemungkinan
Pernyataan sejumlah pejabat The Fed juga masih mengindikasikan kemungkinan
pengetatan tambahan. Presiden The Fed New York John Williams menyebut satu kenaikan
suku bunga lagi pada akhir tahun dapat diperlukan.
Namun, ekspektasi kenaikan suku
bunga pada pertemuan Oktober mulai menurun merupakan sekitar 50% dari di awal
70%. Perubahan ekspektasi tersebut memberikan sedikit ruang bagi emas untuk
bertahan, meskipun dolar AS dan yield tinggi masih membatasi penguatannya
bertahan, meskipun dolar AS dan yield tinggi masih membatasi penguatannya.
Fokus pasar selanjutnya tertuju
pada rilis PCE AS sebagai indikator inflasi utama The Fed dan data Non-Farm
Payrolls (NFP)
Payrolls (NFP). Kedua data tersebut akan merupakan petunjuk penting bagi arah
kebijakan suku bunga dan berpotensi menentukan apakah emas mampu mempertahankan
rebound atau kembali menghadapi tekanan jual.(gn)