PCE Tak Mengejutkan, Gold Tetap Tertekan

📅 2026-08-27
🕐
📰 Sumber: Newsmaker.id

Harga

emas mengalami penurunan pada perdagangan Rabu (26/8) setelah investor mencerna data

inflasi PCE Amerika Serikat yang jatuh ke salah satu indikator utama Federal

Reserve. Spot gold turun sekitar 0,9%

Reserve. Spot gold turun sekitar 0,9% ke US$4.619,53 per troy ons, sementara

kontrak emas berjangka AS merosot 0,4% ke sekitar US$4.674,51.

Data

menjelaskan headline PCE Juli naik 0,2%

menjelaskan headline PCE Juli naik 0,2% secara bulanan, setelah turun 0,1% pada

Juni. Secara tahunan, inflasi PCE bertahan di 3,7%, sedikit lebih tinggi dari

perkiraan 3,6%. Sementara itu, Core PCE naik 0,2% secara bulanan dan 3,3%

secara tahunan, sesuai dengan ekspektasi market.

Hasil

tersebut memaparkan tekanan inflasi masih cukup persisten meski tidak

memberikan kejutan besar. Kondisi ini membuat

memberikan kejutan besar. Kondisi ini membuat bursa belum mendapatkan alasan

kuat untuk memperkirakan pelonggaran kebijakan The Fed dalam waktu dekat.

Pelaku market kini memperhitungkan sekitar 60% peluang suku bunga tetap di

3,50%–3,75% pada September, sementara peluang kenaikan

3,50%–3,75% pada September, sementara peluang kenaikan 25 basis poin berada di

sekitar 40%.

Di

sisi lain, penurunan harga minyak di

sisi lain, penurunan harga minyak di bawah US$90 per barel memberikan sedikit

dukungan kepada emas karena meredakan kekhawatiran inflasi energi. Harga

minyak turun setelah Iran dan Oman membahas pembentukan koridor maritim

sementara di Selat Hormuz, sementara laporan

sementara di Selat Hormuz, sementara laporan terpisah menyebut AS dan Iran

dapat mengumumkan kesepakatan gencatan senjata baru dalam beberapa hari ke

depan.

Meski

demikian, fokus bursa belum selesai. Investor kini menunggu pidato Ketua The

Fed Kevin Warsh di Jackson Hole pada Jumat, yang ditaksir merupakan katalis

besar berikutnya bagi dolar, yield Treasury,

besar berikutnya bagi dolar, yield Treasury, dan emas. Market ingin mengetahui

seberapa agresif Warsh melihat risiko inflasi yang masih bertahan di atas

target 2%.

Analisis

Newsmaker : data PCE kali ini cenderung

netral hingga sedikit negatif bagi gold karena Core PCE sesuai ekspektasi

tetapi headline tahunan masih berada di

tetapi headline tahunan masih berada di 3,7%. Selama bursa belum memangkas

peluang kenaikan suku bunga secara signifikan, emas masih rentan bagi koreksi.

Area US$4.600–US$4.620 berubah jadi support penting, sementara rebound menuju

US$4.660–US$4.700 membutuhkan katalis baru, terutama dari

US$4.660–US$4.700 membutuhkan katalis baru, terutama dari nada pidato Warsh

yang lebih dovish.(yds)

Sumber:

Newsmaker.id

Disclaimer: Artikel ini dikutip dari sumber berita untuk tujuan informasi. Segala keputusan investasi harus berdasarkan pertimbangan matang dan berkonsultasi dengan penasihat keuangan yang kompeten.

📰 Sumber asli: Newsmaker.id

📈 Mulai Trading Sekarang

Bergabung dengan PT Bestprofit Futures — broker resmi Bappebti untuk perdagangan berjangka komoditi.

📰 Artikel bersumber dari sumber berita terpercaya • Diterbitkan oleh PT Bestprofit Futures