
Minyak Terkoreksi Pasca Lonjakan, Investor Pantau Arah AS-Iran
Harga Minyak melemah pada perdagangan Kamis (9/7), seiring Pasar menilai dampak serangan terbaru Amerika Serikat terhadap Iran. Serangan tersebut berpotensi menghambat proses pembicaraan untuk mengakhiri perang dan membuka kembali Selat Hormuz secara penuh.
Minyak Brent turun US$1,03 atau 1,32% ke level US$76,99 per barel pada pukul 07.49 GMT. Sementara itu, Minyak mentah West Texas Intermediate atau WTI melemah 88 sen atau 1,2% ke posisi US$72,64 per barel.
Sebelumnya, Brent dan WTI sempat menyentuh level tertinggi sejak 22 Juni pada perdagangan Rabu. Kedua harga acuan Minyak tersebut juga sempat naik lebih dari US$1 dalam perdagangan setelah penutupan, setelah militer AS mulai melancarkan serangan baru ke Iran.
Eskalasi meningkat setelah Iran membalas dengan menyerang Kuwait dan Bahrain. Serangan terbaru ini berisiko mengganggu upaya diplomasi untuk mengakhiri perang, terutama setelah AS menyebut serangan mereka sebagai respons atas serangan terhadap tiga kapal kargo di Selat Hormuz pada Selasa.
Presiden AS Donald Trump sebelumnya menyatakan bahwa gencatan senjata sementara dengan Iran sudah “berakhir”. Namun, Trump juga mengatakan bahwa Iran sempat menghubungi AS dan ingin membuat kesepakatan, sehingga Pasar masih melihat peluang adanya de-eskalasi.
Dari sisi market analis, pelaku Pasar kini sedang menilai ulang situasi karena arus Minyak melalui Selat Hormuz masih penuh ketidakpastian. Analis KCM Trade, Tim Waterer, menilai kemungkinan langkah berikutnya yang lebih meredakan ketegangan menjadi faktor yang menahan harga Minyak agar tidak naik lebih jauh.(yds)
Sumber: Newsmaker.id
Analisis Komprehensif Pasar Minyak
Pasar Minyak dunia mengalami dinamika yang kompleks dipengaruhi faktor supply-demand, geopolitik, dan kebijakan energi global.
Faktor Penentu Harga Minyak
- Kebijakan OPEC+: Kuota produksi dari kartel Minyak mempengaruhi supply global.
- Data Inventori AS: Laporan mingguan EIA menjadi indikator penting demand.
- Tensi Timur Tengah: Stabilitas kawasan produsen Minyak utama.
- Permintaan Global: Pemulihan ekonomi pasca-pandemic mempengaruhi konsumsi.
Panduan Analisis Pasar Keuangan
Untuk sukses dalam Platform Trading dan investasi, penting untuk memahami berbagai alat analisis yang tersedia:
Analisis Fundamental
Analisis fundamental melibatkan studi mendalam tentang kondisi ekonomi, kebijakan moneter, dan faktor makro yang mempengaruhi Pasar. Tools seperti kalender ekonomi dan laporan fundamental menjadi kunci.
analisis teknikal
Analisis teknikal menggunakan data harga historis dan volume untuk memprediksi pergerakan masa depan. Indikator seperti moving average, RSI, dan MACD sering digunakan oleh trader.
Manajemen Risiko
Implementasi manajemen risiko yang tepat, termasuk position sizing dan stop-loss, sangat penting untuk keberlanjutan trading dalam jangka panjang.