Analisis Dolar Sedikit Melemah Saat Pasar Menimbang Risalah Fed - Data Pasar 2026-07-09

Analisis Dolar Sedikit Melemah Saat Pasar Menimbang Risalah Fed - Data Pasar 2026-07-09

Dolar Sedikit Melemah Saat Pasar Menimbang Risalah Fed

Euro dan pound Inggris menguat tipis pada perdagangan Kamis (9/7), setelah sempat bergerak dekat level terendah dalam hampir satu pekan. Keduanya naik sekitar 0,1% di sesi London, seiring Pasar valuta asing menimbang risalah Federal Reserve yang tidak sehawkish yang dikhawatirkan sebelumnya, tetapi tetap dibayangi lonjakan risiko energi dari Timur Tengah.
Sebelumnya, euro dan pound sempat tertekan setelah eskalasi geopolitik membuat investor kembali memburu Dolar AS sebagai aset safe haven. Ketegangan meningkat setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan gencatan senjata dengan Iran sudah “berakhir” dan meluncurkan serangan udara untuk membuka jalur Selat Hormuz.
Meski demikian, reaksi Pasar valuta tidak terlalu ekstrem. Menurut Chris Turner, Global Head of Markets ING, dampak terbesar justru terlihat pada lonjakan volatilitas dan pelepasan posisi carry trade di mata uang negara berkembang dengan imbal hasil tinggi. Dolar AS sendiri bergerak relatif stabil setelah sempat menguat dalam sesi yang volatil.
Risalah rapat The Fed bulan Juni memberi sedikit kelegaan bagi mata uang Eropa karena menunjukkan pejabat bank sentral masih terpecah mengenai kebutuhan kenaikan suku bunga lanjutan. Namun, pelemahan Dolar tetap terbatas karena harga Minyak yang melonjak kembali menghidupkan kekhawatiran inflasi berbasis energi.
Dari sisi market analis, selama harga Minyak tetap tinggi, Pasar akan terus memperhitungkan risiko inflasi yang sulit turun. Kondisi ini dapat membuat The Fed mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama, sehingga Dolar AS masih memiliki dukungan struktural dibandingkan mata uang utama lainnya.
Di sisi lain, yen Jepang masih bergerak dekat level terlemah dalam 40 tahun terhadap Dolar AS. Kondisi ini membuat otoritas Tokyo tetap dalam mode siaga, sementara spekulasi intervensi mata uang semakin kuat. Sementara itu, Dolar Australia yang sensitif terhadap komoditas naik tipis, sedangkan won Korea Selatan relatif datar di tengah volatilitas Pasar saham Seoul.(yds)
Sumber Newsmaker.id

Panduan Analisis Pasar Keuangan

Untuk sukses dalam Analisis Trading dan investasi, penting untuk memahami berbagai alat analisis yang tersedia:

analisis fundamental

Analisis fundamental melibatkan studi mendalam tentang kondisi ekonomi, kebijakan moneter, dan faktor makro yang mempengaruhi Pasar. Tools seperti kalender ekonomi dan laporan fundamental menjadi kunci.

analisis teknikal

Analisis teknikal menggunakan data harga historis dan volume untuk memprediksi pergerakan masa depan. Indikator seperti moving average, RSI, dan MACD sering digunakan oleh trader.

Manajemen Risiko

Implementasi manajemen risiko yang tepat, termasuk position sizing dan stop-loss, sangat penting untuk keberlanjutan trading dalam jangka panjang.