Minyak Turun, Harapan Damai AS-Iran Menguat
Minyak Turun, Harapan Damai AS-Iran Menguat

🏠 Beranda β€Ί Berita β€Ί Minyak Turun, Harapan Damai AS-Iran Meng…

Oil

Minyak Turun, Harapan Damai AS-Iran Menguat

πŸ“… 2026-11-05   πŸ• 13:42   ⏱️ 1 menit baca   πŸ“° Sumber: newsmaker.idπŸ’¬ WAπŸ“˜ FB🐦 X

Harga minyak kembali mengalami penurunan untuk hari keempat pada Kamis (5/11) di tengah ekspektasi bahwa kekalahan Partai Republik dalam pemilu paruh waktu AS dapat mengurangi risiko eskalasi perang AS-Israel dengan Iran. Brent kini berada di US$94,16 per barel, sementara WTI di US$87,92 per barel. Pada sesi di awal, kedua benchmark anjlok lebih dari 8% dan ditutup di level terendah sejak 31 Agustus.

Hasil pemilu membuat ruang gerak Trump dalam kebijakan militer berpotensi lebih terbatas setelah Demokrat menguasai Kongres. Kondisi tersebut dinilai dapat meningkatkan insentif Washington untuk mencari penyelesaian dengan Tehran, sehingga peluang serangan skala besar kembali berkurang dan tekanan kepada harga minyak meningkat.

Jika konflik berakhir, aliran minyak dari kawasan Timur Tengah yang sejak awal terganggu berpotensi kembali pulih. Pengiriman minyak melalui Selat Hormuz juga disebut telah mendekati level sebelum perang, meski dengan biaya yang lebih tinggi. Kembalinya pasokan tersebut membuat market minyak mancanegara kembali mengalami surplus.

JPMorgan memperkirakan surplus peringkat mencapai sekitar 1

JPMorgan memperkirakan surplus peringkat mencapai sekitar 1,1 juta barel per hari pada September dan melebar merupakan 1,4 juta barel per hari pada Oktober. Namun, ketidakpastian masih tinggi karena Kongres baru dengan kendali Demokrat baru mulai menjalankan tugasnya pada Januari.

Di sisi lain, risiko eskalasi belum sepenuhnya hilang. Citi memperingatkan bahwa Trump masih dapat menggunakan kewenangan eksekutifnya dalam kebijakan luar negeri sebelum perubahan komposisi Kongres berlaku. Jika konflik kembali meningkat, Brent berpotensi melonjak ke kisaran US$110–US$125 per barel.

Tinjauan Newsmaker: tekanan kepada minyak di tengah datang dari kombinasi harapan diplomasi AS-Iran dan meningkatnya pasokan dunia. Namun, rendahnya persediaan minyak di negara-negara konsumen utama serta ketidakpastian jalur diplomasi membuat risiko kenaikan tajam tetap terbuka. Bursa kini berada di antara dua skenario: perdamaian yang membuka kembali pasokan atau eskalasi yang kembali mengerek premi risiko. (srh)

Sumber: Newssmaker.id

Disclaimer: Artikel ini dikutip dari sumber berita untuk tujuan informasi. Segala keputusan investasi harus berdasarkan pertimbangan matang dan berkonsultasi dengan penasihat keuangan yang kompeten.

πŸ“ˆ Mulai Trading Sekarang

Bergabung dengan PT Bestprofit Futures β€” broker resmi Bappebti untuk perdagangan berjangka komoditi.

πŸ“° Artikel bersumber dari sumber berita terpercaya β€’ Diterbitkan oleh PT Bestprofit Futures
πŸ“– Baca juga: Glossarium Trading

πŸ“° Sumber asli: newsmaker