🏠 Beranda β€Ί Berita β€Ί Minyak Turun, Risiko Supply Masih Tinggi

Oil

Minyak Turun, Risiko Supply Masih Tinggi

πŸ“… 2026-10-16   πŸ• 17:04   ⏱️ 1 menit baca   πŸ“° Sumber: Newsmaker.idπŸ’¬ WAπŸ“˜ FB🐦 X

Harga minyak mentah turun pada perdagangan Jumat (16/10), tetapi masih berada di jalur kenaikan mingguan. Brent turun 0,74% ke US$105,14 per barel, sementara WTI melemah 1% ke US$96,98 per barel. Penurunan terjadi setelah Badan Energi Internasional (IEA) berkomitmen melepas sisa cadangan minyak darurat dan adanya potensi pelonggaran sanksi AS kepada sejumlah kapal shadow fleet.

Meski demikian, tekanan penurunan harga masih terbatas karena risiko gangguan pasokan dari Timur Tengah tetap tinggi. Serangan di sekitar Selat Hormuz meningkat dalam 10 hari terakhir, sementara Iran menyatakan akan meningkatkan serangan sebagai respons kepada blokade AS terhadap pelabuhannya dan sanksi yang lebih ketat.

IEA sejak awal menyepakati pelepasan lebih dari 20 juta barel diesel ke market. Langkah tersebut langsung menekan margin penyulingan diesel Eropa hampir 2% merupakan US$78,67 per barel pada Jumat. Namun, Saxo Bank menilai pelepasan cadangan tersebut kemungkinan belum cukup untuk mengatasi ketatnya pasokan diesel.

Dari sisi pasokan minyak mentah

Dari sisi pasokan minyak mentah, penurunan persediaan AS yang lebih besar dari perkiraan masih merupakan faktor pendukung. WTI sejak lama melonjak lebih dari 3% pada Kamis setelah data menyiratkan penurunan besar stok minyak mentah AS akibat gangguan produksi terkait badai.

Sementara itu, ketegangan di Timur Tengah terus merupakan perhatian peringkat. Kelompok Houthi melancarkan serangan rudal ke kompleks istana presiden di Aden yang menewaskan dua penjaga, sementara koalisi pimpinan Arab Saudi melaporkan puluhan serangan kepada infrastruktur Saudi. Kondisi tersebut meningkatkan kekhawatiran terhadap kelancaran aliran minyak melalui kawasan tersebut.

Analisa Newsmaker: Harga minyak di tengah berada dalam tarik-menarik antara risiko gangguan pasokan dan upaya meningkatkan pasokan dunia. Ancaman kepada jalur Selat Hormuz serta konflik Timur Tengah masih memberikan premi geopolitik, sementara pelepasan cadangan IEA dan kemungkinan pelonggaran sanksi kapal tanker memberikan tekanan dari sisi pasokan. Selama ketegangan di Hormuz belum mereda, penurunan harga minyak berpotensi tetap terbatas meskipun tambahan pasokan mulai masuk ke peringkat.

Disclaimer: Artikel ini dikutip dari sumber berita untuk tujuan informasi. Segala keputusan investasi harus berdasarkan pertimbangan matang dan berkonsultasi dengan penasihat keuangan yang kompeten.

πŸ“ˆ Mulai Trading Sekarang

Bergabung dengan PT Bestprofit Futures β€” broker resmi Bappebti untuk perdagangan berjangka komoditi.

πŸ“° Artikel bersumber dari sumber berita terpercaya β€’ Diterbitkan oleh PT Bestprofit Futures
πŸ“– Baca juga: Glossarium Trading