🏠 Beranda › Berita › Minyak Tertekan, Klaim Gencatan Senjata …

Oil

Minyak Tertekan, Klaim Gencatan Senjata Energi Rusia-Ukraina Jadi Sorotan

📅 2026-10-12   🕐 07:31   ⏱️ 1 menit baca   📰 Sumber: newsmaker.id💬 WA📘 FB🐦 X

Harga minyak melemah pada

perdagangan awal pekan Senin (12/10) setelah Presiden Amerika Serikat Donald

Trump menyatakan Rusia dan Ukraina telah menyepakati “gencatan senjata energi”

yang berlaku segera

yang berlaku segera. Pernyataan tersebut memicu ekspektasi bahwa serangan

kepada infrastruktur energi kedua negara dapat berkurang, sehingga risiko

gangguan pasokan bahan bakar mancanegara berpotensi mereda. Saat berita ini ditulis

harga Brent berada di area $103 barel.

Trump menyampaikan bahwa

kesepakatan tersebut berlaku langsung, tetapi belum memberikan rincian mengenai

mekanisme maupun durasinya

mekanisme maupun durasinya. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy sejak lama

menuturkan Ukraina siap menghentikan serangan kepada kilang minyak Rusia jika

Moskow juga menghentikan serangan kepada fasilitas energi Ukraina. Namun,

hingga pengumuman Trump, belum terdapat konfirmasi independen yang memastikan

hingga pengumuman Trump, belum terdapat konfirmasi independen yang memastikan

kesepakatan tersebut telah berjalan sepenuhnya.

Tekanan terhadap harga minyak

terjadi meskipun risiko geopolitik di Timur Tengah masih meningkat

terjadi meskipun risiko geopolitik di Timur Tengah masih meningkat. Kelompok

Houthi kembali menyerang Bandara Internasional King Khalid di Riyadh, sementara

serangan kepada kapal tanker di sekitar Selat Hormuz juga meningkatkan

kekhawatiran kepada jalur distribusi energi

kekhawatiran kepada jalur distribusi energi. Kondisi tersebut merupakan faktor

penahan bagi penurunan minyak karena gangguan di Timur Tengah berpotensi

mengurangi pasokan ke bursa internasional.

Di sisi lain, market bahan bakar

masih menghadapi gangguan pasokan diesel akibat konflik Rusia-Ukraina dan

perang AS-Iran. Serangan kepada kilang Rusia telah mengurangi kapasitas

pengolahan, sementara gangguan distribusi melalui Selat Hormuz turut memperketat

pengolahan, sementara gangguan distribusi melalui Selat Hormuz turut memperketat

market diesel internasional. Trump di awal juga menyatakan Rusia akan memasok diesel

tambahan ke bursa internasional, sebagai upaya meningkatkan ketersediaan bahan bakar.

Newsmaker melihat, arah minyak

kini ditentukan oleh pertarungan antara membaiknya prospek pasokan dan

meningkatnya risiko geopolitik. Gencatan senjata energi Rusia-Ukraina

berpotensi menambah pasokan produk minyak dan menekan harga, tetapi eskalasi di

berpotensi menambah pasokan produk minyak dan menekan harga, tetapi eskalasi di

Timur Tengah, serangan kepada kapal, serta gangguan di Selat Hormuz masih

dapat mempertahankan premi risiko. Bursa akan mencermati apakah gencatan

senjata benar-benar diterapkan di lapangan.

Disclaimer: Artikel ini dikutip dari sumber berita untuk tujuan informasi. Segala keputusan investasi harus berdasarkan pertimbangan matang dan berkonsultasi dengan penasihat keuangan yang kompeten.

📈 Mulai Trading Sekarang

Bergabung dengan PT Bestprofit Futures — broker resmi Bappebti untuk perdagangan berjangka komoditi.

📰 Artikel bersumber dari sumber berita terpercaya • Diterbitkan oleh PT Bestprofit Futures