๐Ÿ  Beranda โ€บ Berita โ€บ minyak Stabil, Sinyal Trump soal Iran Reโ€ฆ

Oil

Minyak Stabil, Sinyal Trump soal Iran Redam Kekhawatiran Pasokan

๐Ÿ“… 2026-10-10   ๐Ÿ• 02:59   โฑ๏ธ 1 menit baca   ๐Ÿ“ฐ Sumber: Newsmaker.id๐Ÿ’ฌ WA๐Ÿ“˜ FB๐Ÿฆ X

Harga minyak bergerak relatif stabil pada perdagangan Jumat (9/10) setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa Amerika Serikat tidak akan menyerang Iran sebelum pemilihan umum sela pada November. Pernyataan tersebut meredakan sebagian kekhawatiran kepada gangguan pasokan energi dari Timur Tengah yang sejak awal mendorong volatilitas tinggi di bursa minyak. Brent ditutup naik tipis 19 sen, sementara WTI bertambah 36 sen.

Trump juga menyebut adanya โ€œdiskusi produktifโ€ dengan Iran untuk mengakhiri konflik yang telah mengganggu market energi mancanegara. Pernyataan tersebut membuat premi risiko geopolitik mulai berkurang karena pasar melihat peluang eskalasi langsung antara AS dan Iran dalam jangka pendek semakin kecil. Namun, ketidakpastian masih tinggi mengingat aktivitas militer dan risiko kepada pelayaran di kawasan tetap berlangsung.

Suasana pasar bearish kepada minyak juga datang dari China, importir minyak terbesar dunia, yang berencana kembali mengekspor produk bahan bakar setelah aktivitas tersebut sempat dihentikan selama libur Golden Week. Kembalinya ekspor produk minyak China berpotensi menambah pasokan ke market mancanegara dan memberikan tekanan terhadap harga. Di sisi lain, Selat Hormuz masih merupakan perhatian karena jalur tersebut sejak awal membawa sekitar 20% pasokan minyak dan bahan bakar global.

Bursa juga masih menghadapi gangguan pasokan dari Amerika Serikat akibat Badai Isaias. Produsen di Teluk Meksiko telah menghentikan sekitar 1,3 juta barel per hari produksi minyak, atau sekitar 62,9% dari produksi kawasan tersebut. Kondisi ini merupakan faktor penahan bagi penurunan harga minyak karena potensi gangguan produksi AS dapat mengurangi pasokan internasional dalam jangka pendek.

Newsmaker melihat, peringkat minyak kini masih berada dalam tarik-menarik antara meredanya risiko geopolitik dan potensi gangguan pasokan. Sinyal diplomasi Trump dengan Iran serta kembalinya ekspor produk China dapat menekan harga, tetapi risiko kepada pelayaran di Selat Hormuz dan gangguan produksi akibat badai masih memberikan dukungan. Ayunan minyak selanjutnya akan sangat bergantung pada perkembangan negosiasi AS-Iran dan seberapa besar gangguan pasokan benar-benar terjadi.

Disclaimer: Artikel ini dikutip dari sumber berita untuk tujuan informasi. Segala keputusan investasi harus berdasarkan pertimbangan matang dan berkonsultasi dengan penasihat keuangan yang kompeten.

๐Ÿ“ˆ Mulai Trading Sekarang

Bergabung dengan PT Bestprofit Futures โ€” broker resmi Bappebti untuk perdagangan berjangka komoditi.

๐Ÿ“ฐ Artikel bersumber dari sumber berita terpercaya โ€ข Diterbitkan oleh PT Bestprofit Futures
๐Ÿ“– Baca juga: Kalkulator Emas • Glossarium Trading