π Beranda βΊ Berita βΊ emas Bertahan, Tekanan The Fed Belum Redβ¦
Gold
Emas Bertahan, Tekanan The Fed Belum Reda
- dibayangi penguatan dolar AS serta tingginya imbal hasil obligasi Treasury yang
- mayoritas pejabat Federal Reserve masih membuka peluang kenaikan suku bunga
- Ekspektasi kebijakan yang tetap ketat merupakan salah satu faktor utama yang
- berpotensi masih terbatas dan rentan kepada aksi jual lanjutan
- kepada jalur pelayaran di Teluk dan Selat Hormuz, serta kenaikan harga
- tetapi penguatan dolar dan yield AS yang berlanjut dapat kembali membatasi
Harga emas (XAU/USD) bergerak di
sekitar US$4.124 per troy ounce pada perdagangan Kamis(8/10), mencoba bertahan
setelah tekanan tajam dalam beberapa sesi terakhir. Gerakan emas masih
dibayangi penguatan dolar AS serta tingginya imbal hasil obligasi Treasury yang
dibayangi penguatan dolar AS serta tingginya imbal hasil obligasi Treasury yang
membuat daya tarik logam mulia sebagai instrumen tanpa imbal hasil merupakan terbatas.
Risalah FOMC terbaru menyiratkan
mayoritas pejabat Federal Reserve masih membuka peluang kenaikan suku bunga
mayoritas pejabat Federal Reserve masih membuka peluang kenaikan suku bunga
tambahan sebelum akhir tahun. Sikap tersebut membuat market tetap berhati-hati
kepada prospek kebijakan moneter AS, meskipun ekspektasi kenaikan suku bunga
pada Oktober mulai mereda.
Pelaku pasar saat ini lebih
banyak memusatkan perhatian pada peluang kenaikan suku bunga pada Desember.
Ekspektasi kebijakan yang tetap ketat merupakan salah satu faktor utama yang
Ekspektasi kebijakan yang tetap ketat merupakan salah satu faktor utama yang
menahan pemulihan emas, karena suku bunga yang lebih tinggi cenderung memperkuat
dolar dan meningkatkan daya tarik komoditas berbunga.
Di sisi lain, sedikit meredanya
penguatan dolar memberikan ruang bagi emas untuk mencoba pulih dari level
terendah di awal. Namun, selama yield Treasury tetap tinggi, kenaikan emas
berpotensi masih terbatas dan rentan kepada aksi jual lanjutan
berpotensi masih terbatas dan rentan kepada aksi jual lanjutan.
Ketegangan geopolitik di Timur
Tengah tetap merupakan penopang bagi permintaan instrumen aman. Meningkatnya risiko
kepada jalur pelayaran di Teluk dan Selat Hormuz, serta kenaikan harga
kepada jalur pelayaran di Teluk dan Selat Hormuz, serta kenaikan harga
minyak, kembali memunculkan kekhawatiran kepada inflasi dan gangguan pasokan
energi global.
Secara keseluruhan, area US$4.100
masih merupakan level penting bagi gerakan emas dalam jangka pendek. Selama
harga mampu bertahan di atas area tersebut, peluang rebound tetap terbuka,
tetapi penguatan dolar dan yield AS yang berlanjut dapat kembali membatasi
tetapi penguatan dolar dan yield AS yang berlanjut dapat kembali membatasi
kenaikan XAU/USD.
π Mulai Trading Sekarang
Bergabung dengan PT Bestprofit Futures β broker resmi Bappebti untuk perdagangan berjangka komoditi.