🏠 Beranda › Berita › Minyak Bertahan Tinggi, Eskalasi AS–Iran…

Oil

Minyak Bertahan Tinggi, Eskalasi AS–Iran Bayangi Pasokan

📅 2026-10-02   🕐 11:34   ⏱️ 1 menit baca   📰 Sumber: Newsmaker.id💬 WA📘 FB🐦 X

Harga minyak bertahan di level

tinggi setelah mencatat kenaikan lebih dari 6% dalam dua sesi di awal. Brent

untuk pengiriman Desember berada di kisaran US$102 per barel, sementara WTI

mendekati US$93, bersamaan market merespons pengerahan kapal induk tambahan dan

mendekati US$93, bersamaan market merespons pengerahan kapal induk tambahan dan

sekitar 10.000 personel AS ke Timur Tengah yang meningkatkan risiko eskalasi

konflik dengan Iran.

Koreksi minyak tetap volatil

karena investor menimbang pemulihan arus pasokan Timur Tengah dengan potensi

gangguan baru. Brent masih mencatat kenaikan hampir 70% sepanjang tahun,

sementara rendahnya persediaan setelah penurunan selama enam bulan membuat

sementara rendahnya persediaan setelah penurunan selama enam bulan membuat

market lebih sensitif kepada setiap gangguan pasokan.

Risiko tersebut kembali terlihat

setelah UK Maritime Trade Operations melaporkan sebuah kapal tanker terkena

setelah UK Maritime Trade Operations melaporkan sebuah kapal tanker terkena

proyektil tak dikenal saat melintasi Selat Hormuz. Laporan mengenai pengerahan

tambahan sistem pertahanan rudal Patriot AS ke Arab Saudi dan Qatar juga

menyiratkan meningkatnya perhatian kepada perlindungan infrastruktur energi

menyiratkan meningkatnya perhatian kepada perlindungan infrastruktur energi

di kawasan.

Di sisi lain, pemulihan pasokan

mulai memberikan sedikit tekanan kepada harga

mulai memberikan sedikit tekanan kepada harga. Arus minyak Timur Tengah

sejak lama dilaporkan telah mendekati level sebelum konflik, meskipun pasokan

bahan bakar belum sepenuhnya pulih. Iran juga disebut tidak memuat minyak

mentah ke kapal tanker sepanjang September, mengindikasikan akses ekspornya

mentah ke kapal tanker sepanjang September, mengindikasikan akses ekspornya

masih menghadapi hambatan.

Kondisi bursa bahan bakar turut

merupakan perhatian karena pemerintahan AS mendorong negara-negara Eropa untuk

merupakan perhatian karena pemerintahan AS mendorong negara-negara Eropa untuk

membantu mengatasi kekurangan pasokan diesel. Menteri Keuangan AS Scott Bessent

meminta mitra Eropa mempertimbangkan pelepasan cadangan solar guna membantu

meredakan tekanan pasar.

Ke depan, arah harga Brent dan

WTI akan sangat bergantung pada perkembangan konflik AS-Iran, kondisi Selat

Hormuz, serta kemampuan produsen Timur Tengah mempertahankan arus ekspor

Hormuz, serta kemampuan produsen Timur Tengah mempertahankan arus ekspor.

Selama risiko gangguan pasokan tetap tinggi dan persediaan berada pada level

rendah, volatilitas market minyak berpotensi tetap merupakan perhatian utama

investor.(gn)

Disclaimer: artikel ini dikutip dari sumber berita untuk tujuan informasi. Segala keputusan investasi harus berdasarkan pertimbangan matang dan berkonsultasi dengan penasihat keuangan yang kompeten.

📈 Mulai Trading Sekarang

Bergabung dengan PT Bestprofit Futures — broker resmi Bappebti untuk perdagangan berjangka komoditi.

📰 Artikel bersumber dari sumber berita terpercaya • Diterbitkan oleh PT Bestprofit Futures
📖 Baca juga: Glossarium Trading