🏠 Beranda β€Ί Berita β€Ί emas Coba Pulih, Tapi Tekanan Fed Masih …

Gold

Emas Coba Pulih, Tapi Tekanan Fed Masih Membayangi

πŸ“… 2026-09-29   πŸ• 20:51   ⏱️ 1 menit baca   πŸ“° Sumber: Newsmaker.idπŸ’¬ WAπŸ“˜ FB🐦 X

Harga emas bergerak melonjak tipis

pada perdagangan Selasa (29/9)setelah mengalami tekanan besar pada sesi

sejak lama. Logam mulia mencoba melakukan pemulihan setelah anjlok hampir 4%

dan menyentuh level terendah dalam tujuh pekan, namun kenaikan masih terbatas

dan menyentuh level terendah dalam tujuh pekan, namun kenaikan masih terbatas

karena investor tetap mencermati prospek kebijakan moneter ketat dari Federal

Reserve (The Fed).

Harga emas spot bergerak di

sekitar $4.140–$4.150 per ounce, setelah di awal turun menuju area $4.113

akibat lonjakan imbal hasil Treasury Amerika Serikat dan penguatan dolar.

Tekanan tersebut membuat emas kehilangan daya tarik karena investor mulai

Tekanan tersebut membuat emas kehilangan daya tarik karena investor mulai

melihat instrumen berbasis imbal hasil seperti obligasi merupakan lebih menarik

dibandingkan logam mulia yang tidak memberikan bunga.

Faktor utama yang masih membebani

emas berasal dari meningkatnya ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed. Peringkat

memperkirakan peluang kenaikan suku bunga tambahan pada Oktober semakin besar

setelah sejumlah pejabat The Fed memberikan sinyal bahwa tekanan inflasi masih

setelah sejumlah pejabat The Fed memberikan sinyal bahwa tekanan inflasi masih

membutuhkan kebijakan moneter ketat. Kenaikan harga energi akibat ketegangan

Timur Tengah juga meningkatkan risiko inflasi sehingga memperkuat ekspektasi

pengetatan kebijakan.

Selain kebijakan The Fed, dolar

AS yang bertahan di sekitar level tertinggi dua bulan turut merupakan tekanan

bagi emas. Dolar yang lebih kuat membuat harga emas merupakan lebih mahal bagi

pemegang mata uang lain, sehingga dapat mengurangi permintaan mancanegara kepada

logam mulia. Di sisi lain, imbal hasil Treasury AS masih berada pada level

tinggi setelah di awal mencatat kenaikan signifikan akibat kekhawatiran

tinggi setelah di awal mencatat kenaikan signifikan akibat kekhawatiran

inflasi dan risiko geopolitik.

Ke depan, pelaku pasar akan

mencermati sejumlah data ekonomi Amerika Serikat, terutama indikator inflasi

mencermati sejumlah data ekonomi Amerika Serikat, terutama indikator inflasi

Personal Consumption Expenditures (PCE) dan laporan tenaga kerja Non-Farm

Payrolls (NFP). Data tersebut akan merupakan kunci dalam menentukan apakah The

Fed masih memiliki ruang untuk menaikkan suku bunga atau mulai memberikan

Fed masih memiliki ruang untuk menaikkan suku bunga atau mulai memberikan

sinyal perubahan kebijakan, yang pada akhirnya akan menentukan arah gerakan

emas berikutnya.(mrv)*

Disclaimer: Artikel ini dikutip dari sumber berita untuk tujuan informasi. Segala keputusan investasi harus berdasarkan pertimbangan matang dan berkonsultasi dengan penasihat keuangan yang kompeten.

πŸ“ˆ Mulai Trading Sekarang

Bergabung dengan PT Bestprofit Futures β€” broker resmi Bappebti untuk perdagangan berjangka komoditi.

πŸ“° Artikel bersumber dari sumber berita terpercaya β€’ Diterbitkan oleh PT Bestprofit Futures
πŸ“– Baca juga: Kalkulator Emas • Glossarium Trading