
Aussie Kokoh Dekat Puncak 3 Bulan, Dolar AS Malah Melemah
AUD/USD bertahan stabil di atas area 0,6650 pada sesi Asia Jumat, mendekati level tertinggi hampir tiga bulan yang disentuh Rabu lalu. Pair ini kembali mendapat tenaga beli baru setelah koreksi singkat pascarilis data tenaga kerja Australia yang campuran. Secara keseluruhan, Aussie tercatat dalam jalur kenaikan tiga minggu beruntun, didukung kombinasi faktor fundamental yang masih pro-risk.
Tekanan jual terhadap Dolar AS (USD) masih berlanjut seiring ekspektasi The Fed yang kian dovish. Meski The Fed secara resmi hanya memproyeksikan satu kali pemotongan suku bunga lagi pada 2026, pelaku Pasar justru memperkirakan dua kali pemangkasan tambahan tahun depan. Komentar Ketua Fed Jerome Powell tentang risiko penurunan signifikan di Pasar tenaga kerja dan keengganan The Fed menekan penciptaan lapangan kerja turut memperlemah daya tarik Greenback dan mendukung mata uang berisiko seperti Dolar Australia.
Di sisi lain, Aussie juga ditopang sikap hawkish bank sentral Australia (RBA). Gubernur RBA Michele Bullock, setelah keputusan menahan suku bunga pada awal pekan, menegaskan bahwa dewan masih mendiskusikan kemungkinan kenaikan suku bunga bila diperlukan dan menilai tambahan pemangkasan justru tidak dibutuhkan saat ini. Nada hawkish ini cukup untuk menutupi dampak data ketenagakerjaan Australia yang tidak terlalu kuat, sekaligus menjadi “angin belakang” bagi kenaikan AUD/USD beberapa pekan terakhir.
Ke depan, tidak ada data ekonomi besar dari AS yang dirilis pada Jumat, sehingga pergerakan USD lebih banyak dipengaruhi komentar pejabat The Fed dan sentimen risiko global. Jika tone pejabat Fed tetap terdengar lunak dan Pasar saham global bertahan dalam mode risk-on, ruang Penguatan Aussie terhadap USD masih terbuka. Namun, trader tetap perlu waspada terhadap aksi ambil untung menjelang akhir pekan setelah reli yang cukup panjang.(asd)
Sumber: Newsmaker.id
Panduan Analisis Pasar Keuangan
Untuk sukses dalam Platform Trading dan investasi, penting untuk memahami berbagai alat analisis yang tersedia:
Analisis Fundamental
Analisis fundamental melibatkan studi mendalam tentang kondisi ekonomi, kebijakan moneter, dan faktor makro yang mempengaruhi Pasar. Tools seperti kalender ekonomi dan laporan fundamental menjadi kunci.
Analisis Teknikal
Analisis teknikal menggunakan data harga historis dan volume untuk memprediksi pergerakan masa depan. Indikator seperti moving average, RSI, dan MACD sering digunakan oleh trader.
Manajemen Risiko
Implementasi manajemen risiko yang tepat, termasuk position sizing dan stop-loss, sangat penting untuk keberlanjutan trading dalam jangka panjang.