Analisis Dolar Goyah Menanti Angka Inflasi AS - Data Pasar 2025-12-05

Analisis Dolar Goyah Menanti Angka Inflasi AS - Data Pasar 2025-12-05

Dolar Goyah Menanti Angka Inflasi AS

Dolar melemah terhadap mata uang G-10 saat Pasar menunggu data inflasi dan sentimen utama dari AS yang dapat menambah konteks pada data ketenagakerjaan yang bervariasi minggu ini.
Indeks Spot Dolar Bloomberg turun 0,1%. Pendapatan pribadi AS, pengeluaran pribadi, PCE inti, indeks harga PCE, dan sentimen konsumen awal Michigan akan dirilis hari ini.
USD/JPY turun 0,1% menjadi 154,92 setelah mengalami tekanan jual akibat penetapan suku bunga Tokyo. Nilai tukar spot sempat mencapai 154,51 dan mencapai level terendah dua minggu di London sebagai respons atas laporan bahwa anggota kunci pemerintahan Perdana Menteri Sanae Takaichi tidak akan mencoba menghentikan Bank of Japan jika memutuskan untuk menaikkan suku bunga pada bulan Desember.
“Narasi bearish yang kuat kembali menguat pada USD,” tulis Richard Franulovich, kepala strategi valas di Westpac Banking Corp., dalam sebuah catatan.
Menunjukkan musiman negatif seputar lindung nilai akhir tahun dan arus repatriasi, serta potensi pengumuman Ketua The Fed baru yang dovish dan loyalis di tahun baru.
Imbal hasil turun kurang dari satu basis poin di seluruh kurva Treasury dengan tenor 2 tahun di 3,52% dan 10 tahun di 4,09%.
EUR/USD naik 0,1% menjadi 1,1653.
AUD/USD menguat 0,1% menjadi 0,6615.(mrv)
Sumber: Bloomberg.com

Panduan Analisis Pasar Keuangan

Untuk sukses dalam trading dan investasi, penting untuk memahami berbagai alat analisis yang tersedia:

Analisis Fundamental

Analisis fundamental melibatkan studi mendalam tentang kondisi ekonomi, kebijakan moneter, dan faktor makro yang mempengaruhi Pasar. Tools seperti kalender ekonomi dan laporan fundamental menjadi kunci.

Analisis Teknikal

Analisis teknikal menggunakan data harga historis dan volume untuk memprediksi pergerakan masa depan. Indikator seperti moving average, RSI, dan MACD sering digunakan oleh trader.

Manajemen Risiko

Implementasi manajemen risiko yang tepat, termasuk position sizing dan stop-loss, sangat penting untuk keberlanjutan trading dalam jangka panjang.