Emas Bangkit dari Titik Terendah Setahun
Emas Bangkit dari Titik Terendah Setahun

🏠 Beranda › Berita › emas Bangkit dari Titik Terendah Setahun

Gold

Emas Bangkit dari Titik Terendah Setahun

📅 2026-11-04   🕐 17:13   ⏱️ 1 menit baca   📰 Sumber: Newsmaker.id💬 WA📘 FB🐦 X

Harga emas melonjak menembus kembali level US$4.000 per ounce pada perdagangan Rabu (4/11) setelah dolar AS dan yield Treasury merosot menyusul kemenangan Demokrat dalam pemilu paruh waktu AS. Spot gold naik 2,9% ke US$4.042,16 per ounce, sementara perak melesat 4,4% ke US$52 per ounce.

Demokrat berhasil menguasai House dan Senate, hasil yang dipandang peringkat berpotensi membatasi agenda fiskal Presiden Donald Trump. Ekspektasi kepada belanja dan pinjaman pemerintah yang lebih terbatas mendorong yield Treasury turun di berbagai tenor, sementara indeks dolar Bloomberg mengalami penurunan sekitar 0,5%.

Penurunan yield merupakan katalis positif bagi emas karena logam mulia tidak memberikan imbal hasil. Pelemahan dolar juga membuat emas lebih murah bagi investor yang menggunakan mata uang lain, sehingga meningkatkan daya tarik bullion setelah sejak awal sempat menyentuh level terendah dalam satu tahun.

Namun, penguatan emas terjadi setelah tekanan besar sepanjang Oktober

Namun, penguatan emas terjadi setelah tekanan besar sepanjang Oktober. Harga emas sempat anjlok hampir 7% pada Oktober dan turun di bawah US$4.000 ketika aksi jual saham teknologi memicu investor melikuidasi kepemilikan emas untuk menutup kerugian di instrumen lain. Sejak konflik AS-Iran pecah pada akhir Februari, harga emas masih turun sekitar seperempat.

Di sisi lain, perkembangan konflik AS-Iran tetap merupakan faktor yang perlu diperhatikan. Harga minyak kembali berfluktuasi setelah Washington dan Tehran dilaporkan meninjau proposal baru dari mediator untuk menyelesaikan perbedaan dan mencegah konflik kembali meningkat.

Analisa Newsmaker: rebound emas kali ini mendapat dukungan kuat dari dolar yang turun dan yield Treasury yang turun setelah hasil midterm AS. Namun, keberlanjutan kenaikan masih bergantung pada arah suku bunga The Fed, data ekonomi AS, serta perkembangan AS-Iran. Setelah berhasil kembali di atas US$4.000, level tersebut kini merupakan area penting untuk melihat apakah rebound emas berubah menjadi pemulihan yang lebih kuat. (arl)

Disclaimer: Artikel ini dikutip dari sumber berita untuk tujuan informasi. Segala keputusan investasi harus berdasarkan pertimbangan matang dan berkonsultasi dengan penasihat keuangan yang kompeten.

📈 Mulai Trading Sekarang

Bergabung dengan PT Bestprofit Futures — broker resmi Bappebti untuk perdagangan berjangka komoditi.

📰 Artikel bersumber dari sumber berita terpercaya • Diterbitkan oleh PT Bestprofit Futures

📰 Sumber asli: newsmaker