Emas Melonjak Tajam, Harapan Damai AS-Iran Jadi Pemicu!
Emas Melonjak Tajam, Harapan Damai AS-Iran Jadi Pemicu!

🏠 Beranda › Berita › Emas Melonjak Tajam, Harapan Damai AS-Ir…

Gold

Emas Melonjak Tajam, Harapan Damai AS-Iran Jadi Pemicu!

📅 2026-11-03   🕐 07:26   ⏱️ 2 menit baca   📰 Sumber: Newsmaker.id💬 WA📘 FB🐦 X

Harga emas dunia bertahan di atas level US$3.955 per troy

ounce pada perdagangan Selasa (3/11/2026), setelah mencatat kenaikan harian

terbesar dalam dua bulan terakhir. Emas spot mengalami kenaikan 0,2% merupakan US$3.954,52

per troy ounce, melanjutkan lonjakan 1,9% pada perdagangan sejak lama

per troy ounce, melanjutkan lonjakan 1,9% pada perdagangan sejak lama.

Penguatan ini didorong meningkatnya harapan tercapainya kesepakatan damai

antara Amerika Serikat (AS) dan Iran yang membuat harga minyak dunia turun

Optimisme market muncul setelah pemerintah Iran menyatakan

Optimisme market muncul setelah pemerintah Iran menyatakan

telah memperoleh kewenangan lebih besar untuk melanjutkan negosiasi, sementara

Presiden AS Donald Trump memberikan sinyal adanya kemajuan pembicaraan. Harapan

meredanya konflik tersebut membuat harga minyak anjlok lebih dari 7% pada

meredanya konflik tersebut membuat harga minyak anjlok lebih dari 7% pada

Senin. Penurunan harga energi memberikan kelegaan bagi peringkat karena berpotensi

mengurangi tekanan inflasi internasional sekaligus meredakan kekhawatiran kepada

kenaikan suku bunga bank sentral.

Selama sembilan bulan konflik Timur Tengah berlangsung,

lonjakan harga energi telah mendorong inflasi dan meningkatkan tekanan kepada

bank sentral untuk mempertahankan kebijakan moneter ketat

bank sentral untuk mempertahankan kebijakan moneter ketat. Kondisi tersebut

merupakan tantangan bagi emas karena logam mulia tidak memberikan imbal hasil

berupa bunga. Sepanjang Oktober, harga emas bahkan merosot 6,8%, menembus ke

bawah US$4.000 dan menyentuh level terendah dalam setahun

bawah US$4.000 dan menyentuh level terendah dalam setahun. Tekanan semakin

besar setelah aksi jual saham teknologi terkait kecerdasan buatan (AI) mendorong

sebagian investor melepas emas untuk menutupi kerugian pada instrumen lainnya.

Meski mulai pulih, koreksi emas masih menghadapi

ketidakpastian dari market saham dunia dan perkembangan politik AS. Pelemahan

saham teknologi Asia yang mengikuti aksi jual produsen chip di Wall Street

berpotensi kembali memicu kebutuhan likuiditas investor

berpotensi kembali memicu kebutuhan likuiditas investor. Selain itu, market

tengah menantikan hasil pemilu sela AS pada Selasa yang dapat memengaruhi

gerakan emas pada perdagangan Rabu. Sementara itu, indeks dolar Bloomberg

cenderung stabil setelah mengalami penurunan 0

cenderung stabil setelah mengalami penurunan 0,3% dalam dua sesi sejak awal, memberikan sedikit

dukungan bagi logam mulia.

Newsmaker mencatat, lonjakan emas menjelaskan

bahwa meredanya kekhawatiran inflasi mulai memberikan ruang pemulihan setelah

bahwa meredanya kekhawatiran inflasi mulai memberikan ruang pemulihan setelah

tekanan jual sepanjang Oktober. Namun, kenaikan ini belum sepenuhnya memastikan

perubahan tren merupakan bullish karena risiko kebijakan suku bunga dan tekanan

peringkat saham masih membayangi

peringkat saham masih membayangi. Jika harga minyak terus merosot dan ekspektasi

kenaikan suku bunga The Fed mereda, emas berpeluang kembali menguji level

psikologis US$4.000. Sebaliknya, meningkatnya ketidakpastian market dapat membuat

pemulihan emas kembali tertahan.

Disclaimer: Artikel ini dikutip dari sumber berita untuk tujuan informasi. Segala keputusan investasi harus berdasarkan pertimbangan matang dan berkonsultasi dengan penasihat keuangan yang kompeten.

📈 Mulai Trading Sekarang

Bergabung dengan PT Bestprofit Futures — broker resmi Bappebti untuk perdagangan berjangka komoditi.

📰 Artikel bersumber dari sumber berita terpercaya • Diterbitkan oleh PT Bestprofit Futures

📰 Sumber asli: newsmaker