Minyak Melemah, Pasar Cermati Sinyal Diplomasi AS-Iran
Minyak Melemah, Pasar Cermati Sinyal Diplomasi AS-Iran

🏠 Beranda β€Ί Berita β€Ί Minyak Melemah, Pasar Cermati Sinyal Dip…

Oil

Minyak Melemah, Pasar Cermati Sinyal Diplomasi AS-Iran

πŸ“… 2026-10-29   πŸ• 20:07   ⏱️ 2 menit baca   πŸ“° Sumber: Newsmaker.idπŸ’¬ WAπŸ“˜ FB🐦 X

Harga minyak melemah pada

perdagangan Kamis setelah investor mencermati perkembangan diplomasi di Timur

Tengah yang berpotensi mencegah kembali terjadinya serangan militer AS kepada

Iran. Perkembangan tersebut mulai mengurangi sebagian premi risiko geopolitik

yang sejak lama mendorong harga minyak melonjak.

Upaya diplomasi kembali merupakan

perhatian setelah Wakil Presiden AS JD Vance dilaporkan menghubungi Mohsen

perhatian setelah Wakil Presiden AS JD Vance dilaporkan menghubungi Mohsen

Rezaee, sekretaris badan keamanan tertinggi Iran. Di sisi lain, Menteri Luar

Negeri Iran Abbas Araghchi menegaskan bahwa Tehran masih memberikan kesempatan

bagi jalur diplomasi untuk mencapai penyelesaian konflik

bagi jalur diplomasi untuk mencapai penyelesaian konflik.

Upaya negosiasi antara AS dan

Iran sebenarnya telah berlangsung selama beberapa bulan, namun beberapa kali

mengalami kebuntuan

mengalami kebuntuan. Presiden AS Donald Trump mengakui bahwa Vance telah

mengirim surat kepada pihak Iran, sementara ia juga menyebut proses negosiasi

kini berlangsung melalui mediator. Namun, Trump mengaku belum mengetahui

apakah pembicaraan tersebut akan menghasilkan kesepakatan

apakah pembicaraan tersebut akan menghasilkan kesepakatan.

Perkembangan diplomatik tersebut

membuat sebagian pelaku pasar mulai mengambil keuntungan setelah reli minyak

yang cukup panjang

yang cukup panjang. Harga minyak Brent telah melonjak lebih dari 10% sepanjang

bulan ini dan sempat mencapai level tertinggi sejak April. Kenaikan tersebut

meningkatkan tekanan kepada konsumen sekaligus menyulitkan bank sentral dalam

mengendalikan inflasi.

Di pasar produk minyak, tekanan

pasokan juga masih merupakan perhatian. Konflik Timur Tengah serta meningkatnya

serangan Ukraina kepada kilang minyak Rusia telah mengganggu aliran produk,

serangan Ukraina kepada kilang minyak Rusia telah mengganggu aliran produk,

khususnya diesel. Namun, tambahan kuota ekspor bahan bakar dari China turut

memberikan tekanan kepada harga produk minyak Eropa.

Sementara itu, Eropa berencana

melepas sekitar 42 juta barel cadangan minyak dalam tiga bulan ke depan sebagai

bagian dari upaya meredakan tekanan harga. Sekitar setengah dari cadangan

tersebut berupa diesel, sehingga langkah ini diharapkan dapat membantu menambah

tersebut berupa diesel, sehingga langkah ini diharapkan dapat membantu menambah

pasokan di pasar.

Perkembangan diplomasi AS-Iran

kini merupakan salah satu faktor utama yang menentukan arah minyak

kini merupakan salah satu faktor utama yang menentukan arah minyak. Jika

komunikasi kedua pihak berkembang merupakan kesepakatan konkret, premi risiko

geopolitik berpotensi semakin berkurang dan menekan harga. Namun, selama konflik

dan ancaman kepada jalur pasokan energi masih berlangsung, ruang penurunan

dan ancaman kepada jalur pasokan energi masih berlangsung, ruang penurunan

minyak tetap berpotensi terbatas.(mrv)*

Sumber : Newsmaker.id

Disclaimer: Artikel ini dikutip dari sumber berita untuk tujuan informasi. Segala keputusan investasi harus berdasarkan pertimbangan matang dan berkonsultasi dengan penasihat keuangan yang kompeten.

πŸ“ˆ Mulai Trading Sekarang

Bergabung dengan PT Bestprofit Futures β€” broker resmi Bappebti untuk perdagangan berjangka komoditi.

πŸ“° Artikel bersumber dari sumber berita terpercaya β€’ Diterbitkan oleh PT Bestprofit Futures
πŸ“– Baca juga: Glossarium Trading

πŸ“° Sumber asli: newsmaker