
🏠 Beranda › Berita › Gold Menguat Usai Data Ekonomi AS
Gold
Gold Menguat Usai Data Ekonomi AS
Harga emas dunia bergerak menguat pada perdagangan Selasa malam setelah investor mencerna rangkaian data ekonomi Amerika Serikat yang memberikan sinyal beragam. Gerakan tersebut terjadi menjelang keputusan Federal Reserve, ketika peringkat masih berhati-hati menentukan arah suku bunga selanjutnya.
CB Consumer Confidence melonjak ke level 91,7, jauh melampaui perkiraan 81,2 dan angka sejak awal 81,9. Data ini menjelaskan kepercayaan konsumen AS masih cukup kuat dan memberikan sinyal bahwa konsumsi berpotensi tetap menopang perekonomian.
Sektor perumahan juga menyiratkan ketahanan setelah New Home Sales mencapai sebanyak 676 ribu unit. Angka tersebut memang sedikit turun dari 680 ribu unit sejak lama, tetapi masih jauh lebih tinggi dibandingkan perkiraan peringkat sebesar 651 ribu unit.
Namun, gambaran ekonomi tidak sepenuhnya kuat
Namun, gambaran ekonomi tidak sepenuhnya kuat. Richmond Manufacturing Index tetap berada di level -2, lebih lemah dari perkiraan bursa yang mengharapkan indeks kembali ke 0. Kondisi ini menjelaskan sektor manufaktur masih berada dalam zona kontraksi dan merupakan penyeimbang kepada data konsumen serta perumahan yang lebih solid.
Penguatan emas menyiratkan bursa belum sepenuhnya menjadikan data kuat sebagai alasan untuk meningkatkan ekspektasi kebijakan hawkish. Menjelang FOMC, investor masih mempertimbangkan lemahnya sektor manufaktur, arah imbal hasil obligasi, serta risiko geopolitik. Selama dolar dan yield tidak menguat signifikan, emas masih memiliki ruang untuk mempertahankan momentum pemulihan.(CP)
📈 Mulai Trading Sekarang
Bergabung dengan PT Bestprofit Futures — broker resmi Bappebti untuk perdagangan berjangka komoditi.
📰 Sumber asli: newsmaker