🏠 Beranda β€Ί Berita β€Ί emas Tertekan, Ancaman Hike Rate Meningk…

Gold

Emas Tertekan, Ancaman Hike Rate Meningkat

πŸ“… 2026-10-20   πŸ• 16:52   ⏱️ 2 menit baca   πŸ“° Sumber: Newsmaker.idπŸ’¬ WAπŸ“˜ FB🐦 X

Harga emas dunia kembali turun pada perdagangan Selasa (20/10/2026), bersamaan lonjakan harga minyak mentah yang memicu kekhawatiran kepada meningkatnya tekanan inflasi Amerika Serikat (AS).

Harga emas spot turun 0,5% merupakan US$4.120,49 per troy ounce pada pukul 16.09 WIB, sementara kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Desember merosot 0,5% ke level US$4.139,10 per troy ounce. Pelemahan ini terjadi ketika investor semakin berhati-hati menjelang pertemuan kebijakan moneter Federal Reserve pada 27–28 Oktober mendatang, yang diestimasi memberikan petunjuk mengenai arah suku bunga AS hingga akhir tahun.

Tekanan kepada emas semakin meningkat setelah harga minyak Brent bergerak mendekati level tertinggi dalam lima bulan terakhir akibat ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Serangan kelompok Houthi terhadap infrastruktur energi Arab Saudi serta laporan serangan terhadap kapal-kapal di kawasan Teluk meningkatkan risiko gangguan pasokan minyak mancanegara. Kondisi tersebut berpotensi mendorong kenaikan biaya energi dan memperbesar tekanan inflasi. Direktur dan CEO ActivTrades, Ricardo Evangelista, menilai tekanan inflasi yang terus berlangsung akibat tingginya harga energi dapat memperkuat ekspektasi bahwa The Fed masih perlu mempertahankan kebijakan moneter ketat untuk mengendalikan kenaikan harga.

Pelaku bursa kini memperkirakan The Fed akan mempertahankan suku bunga pada pertemuan Oktober, tetapi perhatian utama tertuju pada kemungkinan kenaikan suku bunga dalam pertemuan Desember. Berdasarkan CME FedWatch Tool yang dikutip dalam laporan pasar, probabilitas kenaikan suku bunga pada Desember mencapai sekitar 90%. Ekspektasi tersebut merupakan tekanan bagi emas karena suku bunga yang lebih tinggi meningkatkan daya tarik instrumen investasi berbunga seperti obligasi pemerintah AS. Meskipun emas secara tradisional dianggap sebagai komoditi lindung nilai kepada inflasi, kenaikan suku bunga dan imbal hasil obligasi dapat mengurangi minat investor terhadap logam mulia yang tidak memberikan imbal hasil bunga.

Selain menunggu keputusan The Fed, investor juga mencermati rilis data Personal Consumption Expenditures (PCE) Amerika Serikat pada pekan depan sebagai indikator utama inflasi yang merupakan acuan bank sentral. Data inflasi yang lebih tinggi dari perkiraan berpotensi memperkuat ekspektasi kenaikan suku bunga dan memberikan tekanan lanjutan kepada emas. Sebaliknya, tanda-tanda meredanya inflasi dapat membuka peluang pemulihan harga logam mulia. Di bursa logam lainnya, perak mengalami kenaikan 0,2% menjadi US$57,19 per ounce, sedangkan platinum turun 0,1% ke US$1.639,45 dan paladium mengalami penurunan 0,9% menjadi US$1.110,06 per ounce.

Harga emas masih berada dalam tekanan akibat meningkatnya ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed, yang dipicu kekhawatiran inflasi dari lonjakan harga minyak dunia. Kenaikan harga minyak merupakan dilema bagi emas, karena risiko geopolitik dapat meningkatkan permintaan instrumen safe haven, tetapi tekanan inflasi justru berpotensi membuat The Fed mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama.

Dalam jangka pendek

Dalam jangka pendek, area US$4.100 merupakan level psikologis penting untuk diperhatikan. Jika harga menembus area tersebut, tekanan jual berpotensi berlanjut. Sebaliknya, meredanya kekhawatiran inflasi dan sinyal kebijakan The Fed yang lebih lunak dapat membuka peluang pemulihan emas menuju kisaran US$4.150–4.200 per troy ounce.

Disclaimer: Artikel ini dikutip dari sumber berita untuk tujuan informasi. Segala keputusan investasi harus berdasarkan pertimbangan matang dan berkonsultasi dengan penasihat keuangan yang kompeten.

πŸ“ˆ Mulai Trading Sekarang

Bergabung dengan PT Bestprofit Futures β€” broker resmi Bappebti untuk perdagangan berjangka komoditi.

πŸ“° Artikel bersumber dari sumber berita terpercaya β€’ Diterbitkan oleh PT Bestprofit Futures
πŸ“– Baca juga: Kalkulator Emas • Glossarium Trading