🏠 Beranda β€Ί Berita β€Ί minyak Bervariasi, Pasar Soroti Kesepaka…

Oil

Minyak Bervariasi, Pasar Soroti Kesepakatan Diesel Rusia-AS

πŸ“… 2026-10-14   πŸ• 03:03   ⏱️ 2 menit baca   πŸ“° Sumber: Newsmaker.idπŸ’¬ WAπŸ“˜ FB🐦 X

Harga minyak dunia ditutup

beragam pada perdagangan Selasa bersamaan investor menimbang potensi tambahan

pasokan diesel Rusia ke pasar dunia dengan risiko gangguan pasokan akibat

meningkatnya ketegangan di Arab Saudi dan Yaman

meningkatnya ketegangan di Arab Saudi dan Yaman. Brent ditutup di US$105,69 per

barel, turun 96 sen atau 0,9% dari sesi di awal, sementara West Texas

Intermediate (WTI) naik 40 sen atau 0,4% merupakan US$94,14 per barel.

Kontrak Brent sejak awal mencatat

penutupan tertinggi sejak 15 September, sedangkan WTI pada Selasa mencapai

level penutupan tertinggi sejak 24 September. Di sisi kontrak jangka panjang,

WTI untuk kalender 2027 naik ke rekor baru selama 12 sesi berturut-turut hingga

WTI untuk kalender 2027 naik ke rekor baru selama 12 sesi berturut-turut hingga

mencapai US$84 per barel, sementara Brent kalender 2027 di awal menyentuh

rekor US$90 per barel.

Perhatian pasar tertuju pada

kesepakatan yang memungkinkan ekspor diesel Rusia ke Amerika Serikat.

Kesepakatan tersebut meningkatkan ekspektasi bahwa lebih banyak produk energi

Rusia dapat kembali mengalir ke pasar dunia dan membantu meredakan kondisi pasokan

bahan bakar yang di awal ketat.

Namun, Kremlin menegaskan tidak

melihat hubungan langsung antara kesepakatan ekspor diesel tersebut dan posisi

melihat hubungan langsung antara kesepakatan ekspor diesel tersebut dan posisi

Moskow dalam pembicaraan damai terkait Ukraina. Di awal, muncul laporan

bahwa pejabat AS menyampaikan kepada pemerintah Ukraina bahwa pembukaan kembali

ekspor diesel Rusia merupakan bagian dari upaya menarik Moskow kembali ke meja

ekspor diesel Rusia merupakan bagian dari upaya menarik Moskow kembali ke meja

perundingan.

Rusia merupakan salah satu

produsen minyak mentah terbesar dunia, setelah Amerika Serikat dan Arab Saudi

produsen minyak mentah terbesar dunia, setelah Amerika Serikat dan Arab Saudi.

Sanksi yang membatasi akses energi Rusia ke pasar internasional sejak konflik Ukraina

dimulai pada 2022 telah merupakan salah satu faktor yang menopang harga minyak.

Karena itu, potensi kembalinya pasokan Rusia dapat memberikan tekanan kepada

Karena itu, potensi kembalinya pasokan Rusia dapat memberikan tekanan kepada

harga, meskipun risiko gangguan pasokan dari Timur Tengah masih membatasi

pelemahan lebih lanjut.

Pasar minyak selanjutnya

diestimasi tetap berada dalam tarik-menarik antara prospek tambahan pasokan

Rusia dan meningkatnya risiko geopolitik di kawasan Timur Tengah. Perkembangan

kesepakatan diesel Rusia-AS, konflik di Arab Saudi dan Yaman, serta arah

kesepakatan diesel Rusia-AS, konflik di Arab Saudi dan Yaman, serta arah

pasokan mancanegara akan merupakan faktor penting yang menentukan ayunan Brent dan

WTI dalam waktu dekat. (mrv)

Sumber : Newsmaker.id

Disclaimer: Artikel ini dikutip dari sumber berita untuk tujuan informasi. Segala keputusan investasi harus berdasarkan pertimbangan matang dan berkonsultasi dengan penasihat keuangan yang kompeten.

πŸ“ˆ Mulai Trading Sekarang

Bergabung dengan PT Bestprofit Futures β€” broker resmi Bappebti untuk perdagangan berjangka komoditi.

πŸ“° Artikel bersumber dari sumber berita terpercaya β€’ Diterbitkan oleh PT Bestprofit Futures
πŸ“– Baca juga: Glossarium Trading