π Beranda βΊ Berita βΊ Gold Tertekan di Bawah US$4.200, CPI Jadβ¦
Gold
Gold Tertekan di Bawah US$4.200, CPI Jadi Penentu Arah Berikutnya
Harga emas bergerak tidak stabil
pada perdagangan Senin (12/10) disesi Eropa, berada di bawah level US$4.200 per
troy ounce setelah sempat melonjak pada awal sesi. Investor masih menimbang
dampak penurunan harga minyak kepada inflasi sekaligus menunggu sejumlah data
dampak penurunan harga minyak kepada inflasi sekaligus menunggu sejumlah data
ekonomi Amerika Serikat yang dapat memberikan petunjuk mengenai arah kebijakan
suku bunga The Fed.
Penurunan harga minyak memberikan
sedikit dukungan bagi emas karena berpotensi mengurangi tekanan inflasi dan
kebutuhan bank sentral untuk mempertahankan kebijakan moneter ketat. Namun,
harga minyak masih berada di level tinggi akibat ketegangan Timur Tengah
harga minyak masih berada di level tinggi akibat ketegangan Timur Tengah.
Kondisi tersebut membuat peringkat belum sepenuhnya yakin bahwa tekanan inflasi
akan segera mereda.
Di sisi lain, permintaan
struktural kepada emas masih merupakan penopang. Kepemilikan ETF berbasis emas
kembali meningkat dalam beberapa hari terakhir, sementara pembelian oleh bank
sentral juga terus memberikan dukungan kepada permintaan
sentral juga terus memberikan dukungan kepada permintaan. Meski demikian,
emas masih menghadapi tekanan dari yield obligasi yang tinggi dan ekspektasi
pengetatan kebijakan moneter AS.
Fokus utama bursa kini tertuju
pada data inflasi AS pekan ini, terutama CPI, yang berpotensi merupakan katalis
besar bagi Gold. Inflasi yang lebih tinggi dari perkiraan dapat mendorong yield
Treasury dan Dolar AS kembali melonjak sehingga menekan emas
Treasury dan Dolar AS kembali melonjak sehingga menekan emas. Sebaliknya, data
inflasi yang lebih rendah dapat mengurangi ekspektasi kenaikan suku bunga dan
memberikan ruang bagi Gold untuk kembali mengalami kenaikan.
Newsmaker melihat, Gold di tengah berada di
persimpangan antara dukungan permintaan jangka panjang dan tekanan makroekonomi
jangka pendek. Selama yield dan ekspektasi suku bunga tetap tinggi, ruang
penguatan emas masih terbatas
penguatan emas masih terbatas. Namun, jika CPI mulai menjelaskan pelemahan dan
yield kembali turun, rebound Gold berpotensi mendapatkan tenaga baru untuk
kembali menguji area US$4.200.
π Mulai Trading Sekarang
Bergabung dengan PT Bestprofit Futures β broker resmi Bappebti untuk perdagangan berjangka komoditi.