π Beranda βΊ Berita βΊ Gold Rebound ke Area $4.180, Mampukah Teβ¦
Gold
Gold Rebound ke Area $4.180, Mampukah Tembus $4.200?
- sekitar US$4.180 per troy ounce dan mengalami kenaikan lebih dari 1%
- tenor 30 tahun menyiratkan permintaan yang solid, sehingga yield bergerak turun
- dolar yang lebih lemah membuat emas lebih menarik bagi investor di luar AS
- memperkirakan peluang sekitar 19% untuk kenaikan suku bunga pada Oktober,
- mengantisipasi kenaikan dalam waktu dekat
- psikologis penting, sementara sekitar US$4.225 merupakan resistance berikutnya
- masih merupakan zona penting apabila harga kembali mengalami tekanan.(mrv)*
Harga emas kembali mengalami kenaikan pada
perdagangan Jumat (9/10), melanjutkan rebound setelah sejak awal tertekan
hingga menyentuh level terendah dalam beberapa pekan. Spot Gold bergerak di
sekitar US$4.180 per troy ounce dan mengalami kenaikan lebih dari 1%
sekitar US$4.180 per troy ounce dan mengalami kenaikan lebih dari 1%, dengan koreksi
harian berada di kisaran US$4.130 hingga US$4.208. Penguatan ini menyiratkan
mulai munculnya kembali minat beli setelah tekanan jual di awal cukup kuat.
Dari sisi fundamental, penguatan
emas terutama didukung oleh pelemahan dolar AS dan penurunan yield Treasury.
Market obligasi mulai mendapatkan kondisi pasar positif setelah lelang Treasury AS
tenor 30 tahun menyiratkan permintaan yang solid, sehingga yield bergerak turun
tenor 30 tahun menyiratkan permintaan yang solid, sehingga yield bergerak turun
dari level tertinggi dalam lebih dari dua dekade. Penurunan yield mengurangi
opportunity cost memegang emas yang tidak memberikan imbal hasil, sementara
dolar yang lebih lemah membuat emas lebih menarik bagi investor di luar AS
dolar yang lebih lemah membuat emas lebih menarik bagi investor di luar AS.
Ekspektasi kepada kebijakan The
Fed juga memberikan ruang bagi emas untuk melakukan rebound. Bursa kini hanya
memperkirakan peluang sekitar 19% untuk kenaikan suku bunga pada Oktober,
memperkirakan peluang sekitar 19% untuk kenaikan suku bunga pada Oktober,
sementara peluang kenaikan pada Desember berada di sekitar 83β84%. Artinya,
investor masih melihat kemungkinan pengetatan lanjutan, tetapi tidak terlalu
mengantisipasi kenaikan dalam waktu dekat
mengantisipasi kenaikan dalam waktu dekat. Kondisi tersebut membuat tekanan
kepada emas sedikit berkurang, meskipun risiko inflasi dan pernyataan hawkish
pejabat The Fed masih merupakan penghambat.
Secara teknikal, rebound Gold
mulai menarik perhatian setelah harga berhasil kembali menembus area US$4.180
dan bahkan sempat menyentuh sekitar US$4.208. Area US$4.200 merupakan resistance
psikologis penting, sementara sekitar US$4.225 merupakan resistance berikutnya
psikologis penting, sementara sekitar US$4.225 merupakan resistance berikutnya
yang perlu diperhatikan apabila momentum bullish berlanjut. Di sisi bawah,
US$4.130 merupakan support terdekat, sedangkan area US$4.100 hingga US$4.066
masih merupakan zona penting apabila harga kembali mengalami tekanan.(mrv)*
masih merupakan zona penting apabila harga kembali mengalami tekanan.(mrv)*
Sumber : Newsmaker.id
π Mulai Trading Sekarang
Bergabung dengan PT Bestprofit Futures β broker resmi Bappebti untuk perdagangan berjangka komoditi.