🏠 Beranda › Berita › Yield AS Turun, Gold Dapat Angin Segar

Gold

Yield AS Turun, Gold Dapat Angin Segar

📅 2026-10-07   🕐 06:35   ⏱️ 1 menit baca   📰 Sumber: Newsmaker.id💬 WA📘 FB🐦 X

Harga emas kembali melonjak pada awal perdagangan Rabu (7/10), bergerak mendekati US$4.165 per troy ounce. Penguatan terjadi setelah yield Treasury AS tenor panjang mulai turun dari level tertinggi dalam lebih dari dua dekade. Di saat yang sama, harga minyak yang mengalami penurunan ikut mengurangi kekhawatiran kepada tekanan inflasi, sehingga memberikan ruang bagi emas untuk melakukan rebound.

Yield Treasury 10 tahun turun ke sekitar 5,29% setelah sejak awal menyentuh level tertinggi sejak 2002. Yield 30 tahun juga mulai terkoreksi setelah sempat mencapai level yang belum terlihat sejak 2002. Penurunan yield merupakan katalis positif bagi emas karena mengurangi opportunity cost memegang instrumen yang tidak memberikan bunga. Harga minyak yang lebih rendah juga membantu meredakan kekhawatiran bahwa inflasi energi akan kembali mendorong The Fed mempertahankan kebijakan ketat.

Dari sisi kebijakan moneter, market semakin mengurangi ekspektasi kenaikan suku bunga pada Oktober. Berdasarkan CME FedWatch, peluang The Fed mempertahankan suku bunga sekarang berada di sekitar 79,5%. Perubahan ekspektasi tersebut terjadi setelah data tenaga kerja AS menjelaskan perlambatan yang cukup tajam, dengan NFP September hanya bertambah 29.000 pekerjaan dan tingkat pengangguran naik merupakan 4,2%.

Kini perhatian investor beralih sepenuhnya kepada FOMC Minutes yang akan dirilis pada Rabu. Risalah rapat September akan memberikan gambaran mengenai perdebatan para pejabat The Fed ketika menaikkan suku bunga di awal, sekaligus menjelaskan seberapa besar kekhawatiran mereka kepada inflasi dan pelemahan peringkat tenaga kerja. Jika nada minutes cenderung dovish, yield dan dolar berpotensi kembali tertekan sehingga merupakan katalis positif bagi emas.

Rebound Gold kini mulai mendapatkan dukungan fundamental, tetapi arah berikutnya sangat bergantung pada FOMC Minutes. Jika The Fed menyiratkan kekhawatiran yang lebih besar kepada market tenaga kerja dan membuka ruang untuk menahan kenaikan suku bunga, emas berpeluang melanjutkan pemulihan. Namun, jika minutes justru menegaskan bahwa inflasi masih merupakan prioritas utama, yield dapat kembali naik dan membatasi penguatan emas.

Disclaimer: Artikel ini dikutip dari sumber berita untuk tujuan informasi. Segala keputusan investasi harus berdasarkan pertimbangan matang dan berkonsultasi dengan penasihat keuangan yang kompeten.

📈 Mulai Trading Sekarang

Bergabung dengan PT Bestprofit Futures — broker resmi Bappebti untuk perdagangan berjangka komoditi.

📰 Artikel bersumber dari sumber berita terpercaya • Diterbitkan oleh PT Bestprofit Futures