🏠 Beranda β€Ί Berita β€Ί Minyak Stabil, Risiko Timur Tengah Masih…

Oil

Minyak Stabil, Risiko Timur Tengah Masih Membayangi

πŸ“… 2026-10-07   πŸ• 03:15   ⏱️ 1 menit baca   πŸ“° Sumber: Newsmaker.idπŸ’¬ WAπŸ“˜ FB🐦 X

Harga minyak bergerak relatif stabil pada perdagangan Selasa (6/10), setelah sempat mengalami tekanan di awal sesi akibat meningkatnya arus pengiriman minyak dari Timur Tengah. Brent akhirnya naik tipis, sementara WTI nyaris tidak berubah. Pemulihan pasokan dari kawasan Timur Tengah memberikan tekanan kepada harga, tetapi investor masih berhati-hati karena risiko gangguan akibat konflik belum sepenuhnya hilang.

Salah satu faktor yang menahan kenaikan minyak adalah meningkatnya lalu lintas kapal tanker melalui Selat Hormuz. Jalur ini merupakan salah satu rute utama perdagangan energi internasional, sehingga meningkatnya arus pengiriman memberikan sinyal bahwa sebagian pasokan mulai kembali bergerak. Kondisi tersebut mengurangi kekhawatiran kepada kelangkaan minyak dalam jangka pendek dan membatasi premi risiko geopolitik.

Namun, risiko gangguan pasokan masih merupakan perhatian utama. Eskalasi konflik dapat kembali menghambat aktivitas kapal tanker di kawasan tersebut. Selain itu, terdapat kekhawatiran kelompok Houthi dapat mengganggu gerakan minyak melalui jalur pipa East-West menuju Laut Merah. Jika gangguan tersebut terjadi, peringkat berpotensi kembali memperhitungkan risiko berkurangnya pasokan internasional.

Dari sisi fundamental

Dari sisi fundamental, kondisi minyak sekarang merupakan tarik-menarik antara pasokan yang mulai membaik dan risiko geopolitik yang masih tinggi. Tambahan pasokan dari Timur Tengah serta pelepasan cadangan strategis oleh G7 menjadi faktor bearish. Sebaliknya, gangguan kepada jalur pelayaran atau infrastruktur energi dapat dengan cepat mengubah suasana pasar menjadi bullish.

Newsmaker melihat, minyak masih memiliki bias yang cenderung netral dengan risiko volatilitas tinggi. Selama arus pengiriman melalui Selat Hormuz terus membaik dan pasokan tambahan mulai masuk ke market, ruang kenaikan harga relatif terbatas. Namun, setiap eskalasi konflik yang mengganggu jalur perdagangan energi dapat kembali mendorong harga lebih tinggi. Karena itu, perkembangan di Timur Tengah masih merupakan katalis utama arah minyak berikutnya.

Disclaimer: Artikel ini dikutip dari sumber berita untuk tujuan informasi. Segala keputusan investasi harus berdasarkan pertimbangan matang dan berkonsultasi dengan penasihat keuangan yang kompeten.

πŸ“ˆ Mulai Trading Sekarang

Bergabung dengan PT Bestprofit Futures β€” broker resmi Bappebti untuk perdagangan berjangka komoditi.

πŸ“° Artikel bersumber dari sumber berita terpercaya β€’ Diterbitkan oleh PT Bestprofit Futures
πŸ“– Baca juga: Glossarium Trading