
MAKER 23 – NEWS HARGA EMAS MELANJUTKAN PENGUATAN PADA
News Maker 23 – News Harga emas melanjutkan penguatan pada perdagangan Asia, Senin (28/6), dan menembus level US$4.650 per troy ounce. Kenaikan ini membawa XAU/USD ke level tertinggi baru sejak pertengahan Mei, didukung pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi Treasury. Penguatan emas terjadi setelah harga berhasil menembus area teknikal penting, yakni 200-day Simple Moving Average pada pekan lalu. Momentum breakout tersebut memperkuat minat beli, terutama saat dolar AS masih berada dekat level terendah lebih dari tiga bulan. Tekanan terhadap dolar AS datang dari meredanya ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed dalam waktu dekat. Data inflasi AS bulan Juli yang lebih jinak membuat pasar semakin memperkirakan The Fed akan menahan suku bunga pada pertemuan FOMC 15–16 September. Dukungan tambahan bagi emas datang dari langkah Departemen Keuangan AS yang berencana meningkatkan pembelian kembali obligasi pemerintah tenor panjang mulai September. Menteri Keuangan AS Scott Bessent juga menyatakan ukuran buyback dapat diperbesar lebih dari US$4 miliar per penerbitan, sehingga membantu menahan yield Treasury dari level tinggi multi-tahun. Meski demikian, pasar masih memperhitungkan peluang lebih dari 70% bahwa The Fed dapat menaikkan suku bunga setidaknya satu kali hingga akhir tahun. Risiko inflasi dari harga minyak yang volatil membuat investor tetap menunggu rilis indeks harga Personal Consumption Expenditures atau PCE AS pada Rabu, serta pidato Ketua The Fed Kevin Warsh di simposium Jackson Hole.
Mulai Trading Sekarang
Bergabung dengan PT Bestprofit Futures — broker resmi Bappebti untuk perdagangan berjangka komoditi.