Analisis Minyak Naik Enam Hari, Pasar Masih Ragukan Deal Hormuz - Data Pasar 2026-08-12

Analisis Minyak Naik Enam Hari, Pasar Masih Ragukan Deal Hormuz - Data Pasar 2026-08-12

Minyak Naik Enam Hari, Pasar Masih Ragukan Deal Hormuz

Harga Minyak kembali menguat untuk hari keenam berturut-turut pada perdagangan Rabu karena Pasar masih meragukan apakah kesepakatan terkait Selat Hormuz benar-benar dapat memulihkan arus energi global. Brent bergerak di sekitar US$90 per barel setelah melonjak sekitar 12% dalam lima sesi sebelumnya, sementara WTI bertahan di atas US$84.
Pergerakan Minyak masih sangat sensitif terhadap perkembangan negosiasi. Optimisme sempat muncul setelah Menteri Pertahanan Pakistan mengatakan AS dan Iran mulai mendekati suatu bentuk kesepakatan, sementara pembicaraan Iran-Oman mengenai Hormuz disebut telah mencapai tahap lanjut. Namun, Pasar tetap skeptis karena belum ada bukti bahwa jalur tersebut akan segera kembali beroperasi normal.
Ketidakpastian semakin tinggi setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan Washington “sepenuhnya menguasai” Hormuz dan menegaskan bahwa dirinya tidak memercayai Iran. Pernyataan itu muncul setelah Trump mengajukan tuntutan baru kepada Teheran, sementara Iran tetap menuntut kompensasi sebagai bagian dari proses negosiasi untuk mengakhiri konflik.
Risiko pasokan masih menjadi faktor utama yang menopang harga. Menurut proyeksi EIA, gangguan produksi Minyak akibat konflik Iran dapat mencapai sekitar 600.000 barel per hari hingga akhir 2027. Lalu lintas kapal melalui Hormuz juga masih sangat terbatas, meskipun sebagian Minyak tetap keluar dari Teluk Persia dengan bantuan pengamanan militer AS.
Di sisi lain, ada faktor yang berpotensi menahan kenaikan harga. American Petroleum Institute melaporkan persediaan Minyak mentah AS naik sekitar 9,1 juta barel pada pekan lalu. Jika dikonfirmasi oleh data resmi, kenaikan tersebut akan menjadi yang terbesar sejak Februari. Pasar juga menunggu laporan bulanan IEA dan OPEC untuk melihat gambaran terbaru pasokan dan permintaan global.(mrv)*
Sumber : Newsmaker.id

Analisis Komprehensif Pasar Minyak

Pasar Minyak dunia mengalami dinamika yang kompleks dipengaruhi faktor supply-demand, geopolitik, dan kebijakan energi global.

Faktor Penentu Harga Minyak

  • Kebijakan OPEC+: Kuota produksi dari kartel Minyak mempengaruhi supply global.
  • Data Inventori AS: Laporan mingguan EIA menjadi indikator penting demand.
  • Tensi Timur Tengah: Stabilitas kawasan produsen Minyak utama.
  • Permintaan Global: Pemulihan ekonomi pasca-pandemic mempengaruhi konsumsi.

Panduan Analisis Pasar Keuangan

Untuk sukses dalam trading dan investasi, penting untuk memahami berbagai alat analisis yang tersedia:

Analisis Fundamental

Analisis fundamental melibatkan studi mendalam tentang kondisi ekonomi, kebijakan moneter, dan faktor makro yang mempengaruhi Pasar. Tools seperti kalender ekonomi dan laporan fundamental menjadi kunci.

analisis teknikal

Analisis teknikal menggunakan data harga historis dan volume untuk memprediksi pergerakan masa depan. Indikator seperti moving average, RSI, dan MACD sering digunakan oleh trader.

Manajemen Risiko

Implementasi manajemen risiko yang tepat, termasuk position sizing dan stop-loss, sangat penting untuk keberlanjutan trading dalam jangka panjang.