
USD/JPY Pangkas Kerugian, Tokyo CPI dan PCE Jadi Sorotan
Yen Jepang memangkas pelemahan terhadap Dolar AS pada perdagangan Eropa Kamis (28/5), namun USD/JPY masih bertahan dekat area yang dipandang sensitif bagi potensi intervensi otoritas Jepang. Pasangan ini diperdagangkan di sekitar 159,45 setelah sempat menyentuh 159,65, dan tetap berada di dekat level 160,00 yang kerap dianggap “garis merah” bagi Tokyo.
Dolar sempat menguat di sesi Asia setelah eskalasi baru AS–Iran mengurangi keyakinan Pasar terhadap pembukaan cepat Selat Hormuz. Kenaikan yield Treasury AS ikut mendukung Dolar, sementara Minyak yang memantul dari level rendah menambah tekanan pada yen melalui kanal biaya energi bagi Jepang sebagai importir.
Memasuki sesi Eropa, ketegangan Pasar sedikit mereda dan Dolar terkoreksi terhadap mata uang utama. Fokus investor kini bergeser ke rilis PCE AS yang dijadwalkan hari ini, dengan ekspektasi inflasi April kembali meningkat dan memberi amunisi bagi kubu hawkish The Fed untuk mempertahankan bias kebijakan ketat.
Dari Jepang, Gubernur BoJ Kazuo Ueda memperingatkan guncangan energi yang awalnya sementara bisa menjadi persisten jika masuk ke upah, ekspektasi inflasi, dan perilaku penetapan harga. Pernyataan ini menjaga harapan Pasar bahwa BoJ dapat melanjutkan normalisasi kebijakan setelah pertemuan 15 Juni, meski pelaku Pasar masih menunggu rilis Tokyo CPI hari ini untuk mengonfirmasi arah tekanan harga domestik. (Arl)
Sumber : Newsmaker.id
Panduan Analisis Pasar Keuangan
Untuk sukses dalam trading dan Portofolio Investasi, penting untuk memahami berbagai alat analisis yang tersedia:
Analisis Fundamental
Analisis fundamental melibatkan studi mendalam tentang kondisi ekonomi, kebijakan moneter, dan faktor makro yang mempengaruhi Pasar. Tools seperti kalender ekonomi dan laporan fundamental menjadi kunci.
analisis teknikal
Analisis teknikal menggunakan data harga historis dan volume untuk memprediksi pergerakan masa depan. Indikator seperti moving average, RSI, dan MACD sering digunakan oleh trader.
Manajemen Risiko
Implementasi manajemen risiko yang tepat, termasuk position sizing dan stop-loss, sangat penting untuk keberlanjutan trading dalam jangka panjang.