
Kenapa Dolar Tiba-tiba Menguat Lagi?
indeks Dolar AS menguat ke sekitar 98 pada Senin (11/05), memulihkan sebagian pelemahan pekan lalu, seiring ketidakpastian hubungan AS–Iran mendorong permintaan aset safe haven. Pasar menilai peluang solusi diplomatik masih sulit di tengah konflik yang sudah berlangsung sekitar 10 pekan.
Presiden AS Donald Trump menolak respons terbaru Iran atas proposal perdamaian, menyebutnya “totally unacceptable”. Dalam laporan yang beredar, Iran disebut menawarkan pemindahan sebagian stok uranium yang sangat diperkaya ke negara ketiga, namun menolak pembongkaran infrastruktur nuklirnya, sehingga negosiasi kembali menemui jalan buntu.
Dari sisi data, laporan ketenagakerjaan AS pada Jumat menunjukkan nonfarm payrolls naik 115.000 pada April, lebih tinggi dari ekspektasi 62.000. Data ini memperkuat pandangan Pasar bahwa Federal Reserve berpeluang mempertahankan suku bunga tidak berubah tahun ini.
Fokus berikutnya tertuju pada rilis inflasi AS April, yang akan menjadi petunjuk apakah kenaikan harga Harga Minyak mulai menekan harga-harga lebih luas. Arah inflasi ini penting karena akan memengaruhi ekspektasi kebijakan The Fed, sekaligus menentukan apakah dukungan bagi Dolar dari sisi safe haven dan suku bunga dapat bertahan.
5 inti poin:
– Indeks Dolar naik ke sekitar 98 karena permintaan safe haven.
– Ketidakpastian AS–Iran meningkat setelah Trump menolak respons Iran.
– Iran disebut menawarkan transfer sebagian uranium ke negara ketiga, namun menolak pembongkaran infrastruktur nuklir.
– NFP April 115.000 di atas ekspektasi 62.000, menguatkan ekspektasi The Fed menahan suku bunga.
– Pasar menunggu data inflasi AS April untuk membaca dampak kenaikan Minyak pada tekanan harga dan arah Dolar.(asd)
Sumber : Newsmaker.id
Panduan Analisis Pasar Keuangan
Untuk sukses dalam trading dan investasi, penting untuk memahami berbagai alat analisis yang tersedia:
Analisis Fundamental
Analisis fundamental melibatkan studi mendalam tentang kondisi ekonomi, kebijakan moneter, dan faktor makro yang mempengaruhi Pasar. Tools seperti kalender ekonomi dan laporan fundamental menjadi kunci.
Analisis Teknikal
Analisis teknikal menggunakan data harga historis dan volume untuk memprediksi pergerakan masa depan. Indikator seperti moving average, RSI, dan MACD sering digunakan oleh trader.
Manajemen Risiko
Implementasi manajemen risiko yang tepat, termasuk position sizing dan stop-loss, sangat penting untuk keberlanjutan trading dalam jangka panjang.