
Dolar Konsolidasi, Geopolitik Jadi Pemicu Berikutnya
Dolar AS menguat pada paruh kedua perdagangan Rabu (19/22), lalu bergerak mendatar pada Kamis pagi setelah Pasar mencerna nada hawkish dari risalah rapat The Fed. Fokus berikutnya tertuju pada rilis Goods Trade Balance AS dan Initial Jobless Claims, sementara pelaku Pasar tetap waspada terhadap perkembangan geopolitik.
Risalah The Fed menegaskan bank sentral tidak bergerak dengan “bias satu arah”. Sejumlah pejabat disebut ingin bahasa kebijakan yang lebih dua sisi, termasuk membuka kemungkinan kenaikan suku bunga bila Laporan Inflasi kembali bertahan di atas target. Dampaknya, USD Index sempat naik lebih dari 0,5% pada Rabu dan menyentuh area 97,80, sebelum stabil di sekitar 97,70.
Sorotan geopolitik ikut menguat setelah laporan media AS menyebut militer AS siap untuk kemungkinan aksi terhadap Iran secepat akhir pekan. Ketegangan ini menjadi pendorong aset safe haven: Komoditas Emas tetap kuat di atas $5.000, sementara Pasar FX cenderung lebih berhati-hati.
Dari Australia, data tenaga kerja menunjukkan pengangguran tetap 4,1% pada Januari (lebih baik dari perkiraan 4,2%). Meski kenaikan jumlah pekerjaan +17,8K sedikit di bawah estimasi, AUD/USD tetap menguat dan bertahan di atas 0,7050 karena Pasar menilai kondisi tenaga kerja masih relatif solid.
Di Selandia Baru, komentar gubernur baru RBNZ yang menegaskan kebijakan akan disesuaikan jika outlook inflasi berubah membantu NZD/USD rebound setelah jatuh lebih dari 1% sehari sebelumnya. Pair ini naik kembali ke sekitar 0,5980.
Sementara itu di mayor pairs, EUR/USD sempat tertekan akibat Penguatan Dolar pada Rabu, lalu mencoba pulih ke area 1,1800. GBP/USD juga sempat menyentuh level terendah empat pekan di sekitar 1,3480 sebelum kembali ke area 1,3500, sedangkan USD/JPY melanjutkan kenaikan dan bertahan di sekitar 155,00.
Sumber: Newsmaker.id
Panduan Analisis Pasar Keuangan
Untuk sukses dalam trading dan Instrumen Investasi, penting untuk memahami berbagai alat analisis yang tersedia:
Analisis Fundamental
Analisis fundamental melibatkan studi mendalam tentang kondisi ekonomi, kebijakan moneter, dan faktor makro yang mempengaruhi Pasar. Tools seperti kalender ekonomi dan laporan fundamental menjadi kunci.
Analisis Teknikal
Analisis teknikal menggunakan data harga historis dan volume untuk memprediksi pergerakan masa depan. Indikator seperti moving average, RSI, dan MACD sering digunakan oleh trader.
Manajemen Risiko
Implementasi manajemen risiko yang tepat, termasuk position sizing dan stop-loss, sangat penting untuk keberlanjutan trading dalam jangka panjang.