
Yen Berpotensi Tetap Lemah Meski Ada Bayang-bayang Intervensi
Meski pelaku Pasar valas masih siaga terhadap kemungkinan intervensi Pemerintah Jepang untuk menahan pelemahan mata uang, yen diperkirakan masih rentan melemah dalam waktu dekat. Pandangan ini disampaikan Rinto Maruyama, strategist dari SMBC Nikko Securities, yang menilai Pasar mulai melihat risiko yen menguat (rebound) semakin mengecil jika otoritas tetap “diam” di level sekarang.
Menurut Maruyama, kewaspadaan investor terhadap Penguatan yen bisa memudar bila Pemerintah Jepang tidak menunjukkan sinyal tegas untuk menahan pelemahan yen saat ini. Risiko lain yang ikut menekan adalah meningkatnya kekhawatiran soal ekspansi fiskal—misalnya belanja Pemerintah yang lebih besar—yang dapat memperkuat asumsi Pasar bahwa yen akan tetap berada dalam posisi defensif.
Intinya, walaupun “ragu” intervensi masih ada, Pasar dinilai sudah membentuk konsensus bahwa USD/JPY cenderung mengarah naik (Dolar lebih kuat dibanding yen). Terakhir, USD/JPY berada di sekitar 156,90, mengindikasikan yen masih berada dalam tekanan.(mrv)
Sumber : Newsmaker.id
Panduan Analisis Pasar Keuangan
Untuk sukses dalam Platform Trading dan Instrumen Investasi, penting untuk memahami berbagai alat analisis yang tersedia:
Analisis Fundamental
Analisis fundamental melibatkan studi mendalam tentang kondisi ekonomi, kebijakan moneter, dan faktor makro yang mempengaruhi Pasar. Tools seperti kalender ekonomi dan laporan fundamental menjadi kunci.
Analisis Teknikal
Analisis teknikal menggunakan data harga historis dan volume untuk memprediksi pergerakan masa depan. Indikator seperti moving average, RSI, dan MACD sering digunakan oleh trader.
Manajemen Risiko
Implementasi manajemen risiko yang tepat, termasuk position sizing dan stop-loss, sangat penting untuk keberlanjutan trading dalam jangka panjang.