Analisis Minyak Turun Tipis, Tapi Risiko Iran Masih Membebani - Data Pasar 2026-01-26

Analisis Minyak Turun Tipis, Tapi Risiko Iran Masih Membebani - Data Pasar 2026-01-26

Minyak Turun Tipis, Tapi Risiko Iran Masih Membebani

Harga Minyak turun sedikit pada Senin (26/1) setelah reli kuat di akhir pekan lalu. Pasar lagi konsolidasi sambil menimbang dua hal yang saling tarik-menarik: kekhawatiran pasokan bisa berlebih (glut) tahun ini, versus risiko geopolitik yang kembali naik.
Pada 08:15 waktu timur AS (13:15 GMT), Brent kontrak Maret turun 0,2% ke $64,97 per barel, sementara WTI turun 0,3% ke $60,91 per barel. Penurunan ini terjadi setelah kedua patokan naik lebih dari 2% pada Jumat.
Dari sisi geopolitik, Pasar tetap waspada karena AS memberi sinyal peningkatan postur militer. Presiden Donald Trump mengatakan ada “armada” kapal perang AS—termasuk grup kapal induk—menuju Timur Tengah di tengah ketegangan dengan Iran, memicu kekhawatiran gangguan pengiriman Minyak dari salah satu produsen besar dunia.
Selain Iran, tensi geopolitik Trump terkait Greenland juga ikut bikin sentimen global gampang goyah. Walau efeknya tidak selalu langsung ke supply Minyak, situasi ini menambah “risk premium” dan bikin harga lebih sensitif terhadap headline.
Di sisi pasokan, tekanan harga agak mereda setelah jalur ekspor utama Kazakhstan kembali normal. Caspian Pipeline Consortium (CPC) menyebut terminalnya di Laut Hitam sudah pulih setelah perbaikan di titik mooring, sehingga proses loading dan ekspor kembali berjalan seperti biasa.
Fokus berikutnya mengarah ke dua agenda besar: rapat The Fed minggu ini (Pasar umumnya memperkirakan suku bunga tetap, tapi mencari sinyal kapan pemangkasan dimulai) dan pertemuan OPEC+ hari Minggu.
OPEC+ diperkirakan tetap menahan kenaikan produksi untuk Maret, namun Pasar tetap memikirkan risiko oversupply jika produksi global tumbuh lebih cepat daripada permintaan sepanjang tahun ini.(yds)
Sumber: Investing.com

Analisis Komprehensif Pasar Minyak

Pasar Minyak dunia mengalami dinamika yang kompleks dipengaruhi faktor supply-demand, geopolitik, dan kebijakan energi global.

Faktor Penentu Harga Minyak

  • Kebijakan OPEC+: Kuota produksi dari kartel Minyak mempengaruhi supply global.
  • Data Inventori AS: Laporan mingguan EIA menjadi indikator penting demand.
  • Tensi Timur Tengah: Stabilitas kawasan produsen Minyak utama.
  • Permintaan Global: Pemulihan ekonomi pasca-pandemic mempengaruhi konsumsi.

Panduan Analisis Pasar Keuangan

Untuk sukses dalam Software Trading dan investasi, penting untuk memahami berbagai alat analisis yang tersedia:

analisis fundamental

Analisis fundamental melibatkan studi mendalam tentang kondisi ekonomi, kebijakan moneter, dan faktor makro yang mempengaruhi Pasar. Tools seperti kalender ekonomi dan laporan fundamental menjadi kunci.

Analisis Teknikal

Analisis teknikal menggunakan data harga historis dan volume untuk memprediksi pergerakan masa depan. Indikator seperti moving average, RSI, dan MACD sering digunakan oleh trader.

Manajemen Risiko

Implementasi manajemen risiko yang tepat, termasuk position sizing dan stop-loss, sangat penting untuk keberlanjutan trading dalam jangka panjang.