
Emas Cetak Rekor Baru, Kebijakan AS Bikin Investor Khawatir
Investor yang gelisah oleh risiko geopolitik, ancaman Tarif, dan drama anggaran di dalam negeri AS ramai-ramai memborong Emas pada Senin. Akibatnya, logam mulia safe-haven itu melaju jauh ke wilayah rekor.
Di saat yang sama, Dolar ikut tertekan. Pasar berspekulasi ada koordinasi antara bank sentral AS dan Jepang untuk menopang yen, sehingga arus keluar dari Dolar makin terasa.
Emas melompat menembus $5.100 per ons, setelah lebih dulu mengoyak level $5.000 pada Minggu. Lonjakan ini terjadi di tengah ketidakpastian global yang meningkat dan gejolak Pasar yang dipicu kebijakan Presiden AS Donald Trump.
“Emas menembus angka psikologis 5.000 dengan laju yang berkilau, lalu melesat lebih tinggi saat tensi dagang dari AS membuat investor ketar-ketir,” kata Susannah Streeter, kepala strategi investasi di Wealth Club.
Sebagai perbandingan, dua tahun lalu Emas masih bisa dibeli sedikit di atas $2.000 per ons. Perak pun ikut memanas dan menembus wilayah rekor.
“Pencarian tanpa henti terhadap aset keras terus berlanjut, di tengah isu Tarif yang tak habis-habis dan kekhawatiran shutdown Pemerintah AS,” kata Neil Wilson, analis dari Saxo UK.
Kekhawatiran shutdown makin membesar setelah beberapa senator AS menyatakan akan menolak rancangan undang-undang belanja Pemerintah berikutnya. Sikap ini muncul setelah insiden penembakan oleh agen federal yang menewaskan warga Amerika kedua di Minneapolis, yang membuat peluang shutdown minggu depan meningkat signifikan.
Dolar juga makin tertekan karena lonjakan yen—dipicu spekulasi intervensi untuk mendukung mata uang Jepang. Di sisi lain, ketidakjelasan arah ekonomi AS dan kekhawatiran inflasi ikut menambah beban Dolar.
“Pasar valas jadi pusat perhatian di awal pekan ini, dan fokusnya ada pada lonjakan besar yen,” kata Kathleen Brooks, direktur riset di XTB. “Laporan menyebut pejabat Jepang diduga dibantu Federal Reserve Bank of New York yang ikut membeli yen untuk menopang mata uang yang sedang tertekan,” tambahnya.
Sebelumnya, yen sempat melemah karena kekhawatiran kondisi fiskal Jepang, keputusan bank sentral yang menahan kenaikan BI Rate, serta ekspektasi bahwa The Fed akan tetap menahan suku bunga pekan ini.
Menguatnya yen justru menekan bursa Bursa Efek Tokyo, karena biasanya berdampak negatif ke eksportir Jepang.
Sementara itu, The Fed diperkirakan tetap menahan suku bunga minggu ini meski Trump menekan agar suku bunga dipangkas. Tekanan politik ini dipandang sebagai ancaman bagi independensi The Fed—yang selama ini menjadi salah satu pilar kekuatan aset-aset AS.
Di Pasar saham, Wall Street dibuka lebih kuat, membantu bursa Eropa membalikkan pelemahan yang sempat terjadi di awal sesi.(yds)
Sumber: AFP news
Analisis Mendalam Pasar Emas
Pergerakan harga Emas dipengaruhi oleh berbagai faktor fundamental dan teknikal. Berikut analisis komprehensif untuk memahami dinamika Pasar Emas terkini.
Faktor Fundamental yang Mempengaruhi Harga Emas
- Kebijakan Moneter Global: suku bunga bank sentral utama seperti The Fed mempengaruhi daya tarik Emas sebagai safe-haven asset.
- Geopolitical Tensions: Ketegangan geopolitik meningkatkan permintaan Emas sebagai aset pelindung.
- Inflasi dan Data Ekonomi: Laporan inflasi dan pertumbuhan ekonomi mempengaruhi sentimen investor terhadap Emas.
- Nilai US Dollar: Hubungan invers antara dollar AS dan harga Emas tetap menjadi faktor kunci.
Analisis Teknikal Emas
Berdasarkan data dari platform analisis terkemuka, pola teknikal menunjukkan potensi pergerakan harga dalam jangka pendek dan menengah. Support dan resistance level kunci perlu dipantau untuk menentukan entry point yang optimal.
Strategi Trading Emas
Untuk trader dan investor, penting untuk memiliki strategi yang jelas dalam trading Emas. Beberapa pendekatan yang bisa dipertimbangkan:
- Position Trading berdasarkan trend jangka panjang
- Swing Trading memanfaatkan fluktuasi harga menengah
- Hedging terhadap portofolio investasi
Outlook dan Rekomendasi
Dengan mempertimbangkan berbagai faktor fundamental dan sinyal teknikal, outlook Pasar Emas menunjukkan potensi continued volatility dengan bias positif dalam jangka menengah. Disarankan untuk selalu update dengan analisis terbaru dari sumber terpercaya.
Panduan Analisis Pasar Keuangan
Untuk sukses dalam trading dan investasi, penting untuk memahami berbagai alat analisis yang tersedia:
Analisis Fundamental
Analisis fundamental melibatkan studi mendalam tentang kondisi ekonomi, kebijakan moneter, dan faktor makro yang mempengaruhi Pasar. Tools seperti kalender ekonomi dan laporan fundamental menjadi kunci.
Analisis Teknikal
Analisis teknikal menggunakan data harga historis dan volume untuk memprediksi pergerakan masa depan. Indikator seperti moving average, RSI, dan MACD sering digunakan oleh trader.
Manajemen Risiko
Implementasi manajemen risiko yang tepat, termasuk position sizing dan stop-loss, sangat penting untuk keberlanjutan trading dalam jangka panjang.