Analisis Dolar Australia Menguat Pasca Rilis Notulen RBA, USD Tertekan - Data Pasar 2025-12-23

Analisis Dolar Australia Menguat Pasca Rilis Notulen RBA, USD Tertekan - Data Pasar 2025-12-23

Dolar Australia Menguat Pasca Rilis Notulen RBA, USD Tertekan

Dolar Australia (AUD) menguat pada hari Selasa setelah rilis Notulen Rapat Kebijakan Moneter Reserve Bank of Australia (RBA) pada bulan Desember. Notulen tersebut menunjukkan bahwa RBA semakin meragukan apakah kebijakan moneter saat ini masih cukup ketat, dengan pertimbangan bahwa tekanan inflasi mungkin lebih bertahan lama daripada yang diperkirakan sebelumnya. Hal ini memperkuat spekulasi bahwa RBA mungkin akan mempertimbangkan kenaikan suku bunga lebih lanjut pada 2026, meskipun mereka masih menunggu data ekonomi berikutnya.
Sebagai hasil dari sentimen yang lebih dovish di AS dan peningkatan ekspektasi bahwa Federal Reserve (Fed) akan melonggarkan kebijakan lebih lanjut, Dolar AS (USD) menghadapi tekanan. USD/JPY juga turun, sementara Dolar Australia (AUD) menguat, bergerak lebih dekat ke 0,6660. Penguatan AUD ini datang setelah investor mengamati peningkatan kekhawatiran inflasi di Australia, dengan ekspektasi inflasi konsumen naik ke 4,7% pada Desember, mendukung sikap hawkish dari RBA.
RBA telah menunjukkan bahwa mereka akan terus memantau data inflasi secara cermat, dan kemungkinan akan mengambil keputusan lebih lanjut mengenai suku bunga di pertemuan-pertemuan mendatang. Sementara itu, USD menghadapi hambatan karena Komoditas Emas dan Perak mengalami kenaikan tajam, didorong oleh permintaan safe-haven di tengah ketegangan geopolitik yang meningkat, khususnya antara AS dan Venezuela.
Dolar AS juga tertekan setelah Trump menyebutkan bahwa AS akan menyimpan atau menjual Minyak yang telah disita dari Venezuela. Ketegangan ini meningkatkan permintaan untuk aset aman seperti Emas dan Perak, yang turut memberi dampak pada nilai Dolar. Selain itu, ekspektasi bahwa Fed akan terus menurunkan suku bunga semakin memperburuk prospek USD.
Di sisi lain, minat investor pada AUD semakin kuat, dengan Pasar memperhatikan kondisi ekonomi Australia yang terus membaik. Peluang suku bunga lebih tinggi dari RBA dibandingkan dengan kebijakan lebih dovish di AS memberi keuntungan bagi AUD/USD, yang diprediksi akan terus menguat menuju 0,6685 dan bahkan bisa mencapai 0,6707, level tertinggi dalam tiga bulan terakhir.
Teknikal menunjukkan AUD/USD berada di jalur untuk menguji level 0,6685, dengan indikator RSI yang menunjukkan sinyal bullish. EMA sembilan hari juga menunjukkan momentum positif dalam jangka pendek, membuka peluang bagi pasangan mata uang ini untuk terus menguat menuju 0,6700, yang merupakan level tertinggi sejak Oktober 2024.
Namun, support terdekat berada di 0,6633, yang merupakan batas bawah dari saluran naik. Jika harga jatuh di bawah level ini, kemungkinan akan menuju low enam bulan di sekitar 0,6414 yang tercatat pada 21 Agustus. Pasar kini akan terus memantau pergerakan suku bunga dan data ekonomi lainnya untuk menentukan arah selanjutnya bagi AUD/USD.(asd)
Source: Newsmaker.id

Panduan Analisis Pasar Keuangan

Untuk sukses dalam trading dan investasi, penting untuk memahami berbagai alat analisis yang tersedia:

analisis fundamental

Analisis fundamental melibatkan studi mendalam tentang kondisi ekonomi, kebijakan moneter, dan faktor makro yang mempengaruhi Pasar. Tools seperti kalender ekonomi dan laporan fundamental menjadi kunci.

Analisis Teknikal

Analisis teknikal menggunakan data harga historis dan volume untuk memprediksi pergerakan masa depan. Indikator seperti moving average, RSI, dan MACD sering digunakan oleh trader.

Manajemen Risiko

Implementasi manajemen risiko yang tepat, termasuk position sizing dan stop-loss, sangat penting untuk keberlanjutan trading dalam jangka panjang.