
Laporan Kerja AS Mengecewakan, Sterling Manfaatkan Momentum
Sterling menguat selama sesi Amerika Utara pada hari Kamis (11/12), naik lebih dari 0,68% setelah Federal Reserve memberikan pemotongan suku bunga sebesar 25 basis poin seperti yang diharapkan dan laporan pekerjaan yang lebih lemah dari perkiraan, menekan Dolar. Pada saat penulisan, GBP/USD diperdagangkan di 1,3417 setelah memantul dari titik terendah harian di 1,3354.
Pound menguat setelah Fed memberikan pemotongan suku bunga yang diperkirakan secara luas, data tenaga kerja AS yang lemah memperdalam taruhan pada pelonggaran lebih lanjut
Klaim Pengangguran Awal AS untuk minggu yang berakhir pada 6 Desember meningkat sebesar 236 ribu dari angka revisi minggu sebelumnya menjadi 192 ribu, ungkap Departemen Tenaga Kerja. Klaim Berkelanjutan untuk minggu yang berakhir pada 29 November turun dari 1,937 juta menjadi 1,838 juta.
Data tersebut menyoroti kelemahan Pasar tenaga kerja yang berkelanjutan, dan kini perhatian tertuju pada laporan Nonfarm Payrolls minggu depan. Data lain menunjukkan penyusutan tak terduga pada Neraca Perdagangan AS dari -$59,8 miliar pada bulan Agustus menjadi -$52,8 miliar pada bulan September.
Sementara itu, pemotongan suku bunga Federal Reserve melemahkan Dolar, yang menurut Indeks Dolar AS sedang menguji level yang terakhir terlihat pada pertengahan Oktober, turun 0,40% menjadi 97,73. Ini terlepas dari fakta bahwa grafik titik menunjukkan bahwa median menginginkan suku bunga dana Fed berakhir tahun 2025 dalam kisaran 3,75%-4%.
Di Inggris, agenda tetap ringan kecuali rilis angka Produk Domestik Bruto (PDB) pada hari Jumat, yang diperkirakan akan menunjukkan peningkatan 0,1% MoM pada bulan Oktober, di atas kontraksi -0,1% pada bulan September.
Para pedagang GBP/USD mengincar keputusan kebijakan moneter Bank of England (BoE) minggu depan. Survei Reuters mengungkapkan bahwa para ekonom memperkirakan penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin pada tanggal 18 Desember, yang akan membuat suku bunga Bank Sentral tetap di angka 3,75%.
Pada hari Jumat, parade The Fed dimulai, dengan pidato dari Paulson, Hammack, dan Goolsbee. (Arl)
Sumber: Fxstreet.com
Panduan Analisis Pasar Keuangan
Untuk sukses dalam Platform Trading dan Portofolio Investasi, penting untuk memahami berbagai alat analisis yang tersedia:
Analisis Fundamental
Analisis fundamental melibatkan studi mendalam tentang kondisi ekonomi, kebijakan moneter, dan faktor makro yang mempengaruhi Pasar. Tools seperti kalender ekonomi dan laporan fundamental menjadi kunci.
Analisis Teknikal
Analisis teknikal menggunakan data harga historis dan volume untuk memprediksi pergerakan masa depan. Indikator seperti moving average, RSI, dan MACD sering digunakan oleh trader.
Manajemen Risiko
Implementasi manajemen risiko yang tepat, termasuk position sizing dan stop-loss, sangat penting untuk keberlanjutan trading dalam jangka panjang.