
Dolar Terkoreksi, Pasar Yakin The Fed Akan Pangkas suku bunga
Indeks Dolar bertahan di bawah level 100 pada perdagangan Rabu, melanjutkan pelemahan sesi sebelumnya. Tekanan datang dari data ekonomi AS yang lembek dan memperkuat keyakinan Pasar bahwa The Fed akan memangkas suku bunga pada pertemuan Desember.
Data menunjukkan penjualan ritel AS di September naik lebih kecil dari perkiraan, sementara kepercayaan konsumen turun tajam di November. Kondisi ini memberi sinyal bahwa belanja masyarakat mulai melambat setelah berbulan-bulan didorong permintaan yang kuat.
Saat ini, pelaku Pasar memperkirakan sekitar 84% peluang pemangkasan suku bunga The Fed sebesar 25 basis poin bulan depan, naik tajam dari sekitar 50% sepekan sebelumnya. Ekspektasi ini menjadi salah satu faktor utama pelemahan Dolar.
Di sisi lain, laporan juga menyebut Direktur Dewan Ekonomi Nasional Gedung Putih, Kevin Hassett, kini menjadi kandidat utama Ketua The Fed berikutnya. Hassett dikenal berpandangan bahwa suku bunga seharusnya lebih rendah dari level saat ini, sehingga Dolar melemah terhadap banyak mata uang, terutama terhadap Dolar Selandia Baru dan Dolar Australia.(asd)
Source: Newsmaker.id
Panduan Analisis Pasar Keuangan
Untuk sukses dalam trading dan investasi, penting untuk memahami berbagai alat analisis yang tersedia:
Analisis Fundamental
Analisis fundamental melibatkan studi mendalam tentang kondisi ekonomi, kebijakan moneter, dan faktor makro yang mempengaruhi Pasar. Tools seperti kalender ekonomi dan laporan fundamental menjadi kunci.
analisis teknikal
Analisis teknikal menggunakan data harga historis dan volume untuk memprediksi pergerakan masa depan. Indikator seperti moving average, RSI, dan MACD sering digunakan oleh trader.
Manajemen Risiko
Implementasi manajemen risiko yang tepat, termasuk position sizing dan stop-loss, sangat penting untuk keberlanjutan trading dalam jangka panjang.