
Dollar Menguat di Tiga Bulan Tertinggi, Apa yang Mendorongnya?
Dolar AS menguat pada hari Selasa, berada di dekat level tertinggi dalam tiga bulan terakhir. Ini terjadi setelah para pelaku Pasar memangkas ekspektasi pemangkasan suku bunga jangka pendek menyusul perbedaan pandangan antara pejabat Federal Reserve (Fed) mengenai arah ekonomi. Para investor menunggu pertemuan kebijakan Bank Sentral Australia (RBA) yang diperkirakan tidak akan mengubah suku bunga.
mata uang Jepang, yen, sedikit melemah pada level 154.38 per Dolar AS, mendekati level terendah dalam delapan setengah bulan yang tercatat pekan lalu. Bank of Japan (BOJ) terus mempertahankan suku bunga rendah, meski ada sinyal bahwa mereka mungkin akan menaikkan suku bunga pada pertemuan berikutnya. Namun, Pasar tampak kurang terkesan dengan pendekatan bertahap tersebut.
Di sisi lain, kebuntuan Pemerintah AS yang menyebabkan penangguhan data ekonomi turut memberikan ketidakpastian di Pasar. Tanpa data resmi, investor kini mengandalkan laporan non-Pemerintah, seperti data lapangan pekerjaan ADP, untuk menilai kondisi ekonomi AS. Meski Fed telah memangkas suku bunga, Ketua Jerome Powell mengisyaratkan bahwa itu mungkin menjadi pemangkasan terakhir tahun ini, yang membuat ekspektasi Pasar untuk pemangkasan lebih lanjut berkurang.
Sementara itu, Dolar Australia stabil di sekitar 0,6535 USD menjelang pertemuan kebijakan RBA. Tingkat Inflasi yang lebih tinggi dari yang diperkirakan telah menutup kemungkinan pemangkasan suku bunga jangka pendek, dan Pasar kini memperkirakan bahwa RBA akan tetap berhati-hati, dengan kemungkinan satu pemangkasan pada pertengahan 2026.(asd)
Sumber: Newsmaker.id
Panduan Analisis Pasar Keuangan
Untuk sukses dalam Software Trading dan investasi, penting untuk memahami berbagai alat analisis yang tersedia:
Analisis Fundamental
Analisis fundamental melibatkan studi mendalam tentang kondisi ekonomi, kebijakan moneter, dan faktor makro yang mempengaruhi Pasar. Tools seperti kalender ekonomi dan laporan fundamental menjadi kunci.
Analisis Teknikal
Analisis teknikal menggunakan data harga historis dan volume untuk memprediksi pergerakan masa depan. Indikator seperti moving average, RSI, dan MACD sering digunakan oleh trader.
Manajemen Risiko
Implementasi manajemen risiko yang tepat, termasuk position sizing dan stop-loss, sangat penting untuk keberlanjutan trading dalam jangka panjang.